warfare.ru
Instalasi radar Voronezh milik Rusia.
MOSKWA, KOMPAS.com - Radar baru kelas Voronezh yang dibangun di dekat kota terbesar kedua di Rusia, St Petersburg, akan mulai dioperasikan secara penuh bulan ini untuk melengkapi sistem peringatan dini negara tersebut guna mendeteksi ancaman serangan rudal.
"Radar peringatan (serangan) rudal generasi baru di Region Leningrad akan diaktifkan penuh mulai Februari 2012," tutur juru bicara pasukan pertahanan rudal Rusia, Kolonel Alexei Zolotukhin, dengan mengacu pada nama lain St Petersburg, Kamis (9/2/2012).
Menurut Zolotukhin, pengaktifan radar kelas Voronezh itu untuk menghadapi berbagai tantangan strategis baru terkait rencana AS dan NATO menggelar sistem perisai rudal Eropa. Radar di Region Leningrad, Rusia barat tersebut sudah dibangun sejak 2006 dan selama ini baru dioperasikan pada tahap uji coba.
Dua instalasi radar Voronezh lainnya yang masih menjalani uji coba ada di Armavir di kawasan Laut Hitam dan Pionersky di Kaliningrad, wilayah enklav Rusia yang terletak di kawasan Laut Baltik. Satu lagi instalasi radar itu sedang dibangun di Irkutsk, Siberia, dan akan memasuki tahap uji coba tahun ini.
Radar kelas Voronezh memiliki berbagai terobosan teknologi signifikan dibanding radar kelas Dnepr dan Daryal yang lebih dulu dioperasikan Rusia. Radar Voronezh yang di Pionersky, misalnya, memiliki jangkauan deteksi hingga 6.000 kilometer dan bisa melacak 500 objek secara simultan.
Kementerian Pertahanan Rusia berencana mengganti semua radar jarak jauhnya dengan radar generasi baru ini pada 2020.

