Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 20:04 WIB
Kinerja
Ekspor Malaysia Alami Perlambatan
Josephus Primus | Josephus Primus | Kamis, 9 Februari 2012 | 16:14 WIB
|
Share:

Kompas/BM Lukita Grahadyarini
Ramli (49), nelayan Desa Tanjung Karang, Pulau Sebatik, Kalimantan Timur, mengeringkan teri yang diasinkan. Teri itu dijual seharga 7 ringgit ke Tawau, wilayah perbatasan di Malaysia. Belum tersentuhnya pembangunan di Sebatik menyebabkan perekonomian penduduk di wilayah itu selama puluhan tahun bergantung pada negeri jiran.

TERKAIT:

KOMPAS.com - Ekspor Malayisa mengalami perlambatan seiring dengan melambatnya perekonomian global. Padahal, sebagaimana warta Bernama dan AP pada Kamis (9/2/2012), ekspor Malaysia sampai dengan akhir 2011 mencapai angka pertumbuhan 8,7 persen.

Kementerian Perdagangan Malaysia dalam data terbarunya mengatakan ekspor Malaysia mencapai 695 miliar ringgit atau setara dengan 231 miliar dollar AS. Impor Malaysia berada di angka 574 miliar ringgit atau setara dengan 191 miliar dollar AS.

Menteri Perdagangan Malaysia Mustapa Mohamed mengatakan pada 2012 ekspor Malaysia hanya mencapai angka pertumbuhan paling banter 6 persen. "Perlambatan ekonomi di Eropa dan pertumbuhan melambat perekonomian China menjadi penyebabnya," kata Mohamed.

Mustapa Mohamed mengatakan sekitar 70 persen ekspor Malaysia berfokus ke Asia. Lalu, China, Singapura, dan Jepang adalah destinasi utama ekspor Negeri Jiran itu.