Sabtu, 1 November 2014

News / Internasional

Gingrich Kuasai South Carolina

Minggu, 22 Januari 2012 | 11:48 WIB

COLUMBIA, KOMPAS.com - Persaingan untuk menjadi calon presiden Partai Republik dalam pemilihan presiden Amerika Serikat makin panas setelah Newt Gingrich memenangi pemilihan pendahuluan (primary) South Carolina yang dilaksankan Sabtu (21/1/2012).

Kemenangan mantan ketua DPR AS ini cukup mengejutkan karena dalam kaukus Iowa dan primary New Hampshire, Gingrich hanya menempati posisi keempat. Di South Carolina, sebaliknya, Gingrich mendominasi.

Meskipun baru 95 persen tempat pemungutan suara (TPS) melaporkan perolehan, keunggulan Gingrich sudah terlihat. Dengan perolehan suara 40 persen, dia jauh mengungguli mantan gubernur Massachusetts Mitt Romney yang hanya merebut 27 persen suara. Sementara itu kandidat lainnya, mantan senator Rick Santorum memperoleh 17 persen suara dan anggota DPR Ron Paul didukung 13 persen.

Dalam pidato kemenangannya pada para pendukungnya, Gingrich mengucapkan terima kasih pada "setiap orang di South Carolina yang memutuskan untuk bersamanya dalam mengubah Washington". Keunggulan Gingrich tak lepas dari penampilan kuatnya pada dua kali ajang debat yang digelar di negara bagian tersebut.

Sejak sistem primary digunakan oleh Republik pada 1980, inilah untuk kali pertama tiga kandidat berbeda memenangi masing-masing satu penjaringan pendahuluan. Pada kaukus Iowa, Santorum akhirnya dinyatakan sebagai pemenang, sedangkan primary New Hampshire direbut oleh Romney, dan South Carolina menjadi milik Gingrich.

Kemenangan di South Carolina bisa jadi merupakan pertanda bagus bagi Gingrich. Sebagai catatan, pemenang primary South Carolina selalu berhasil menjadi calon presiden Republik untuk bersaing dengan calon presiden dari Partai Demokrat.


Editor : Kistyarini
Sumber: