Minggu, 21 Desember 2014

News / Internasional

Rusia: Iran Tak Punya Rudal Jarak Jauh

Selasa, 3 Januari 2012 | 14:36 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com — Iran tidak punya rudal jarak jauh,  kata seorang pejabat pertahanan Rusia, Selasa (3/1/2012). Komentar pejabat Rusia itu merupakan reaksi pertama Moskwa terkait serangkaian uji coba yang dilakukan Teheran di dekat Selat Hormuz yang sangat penting bagi rute pasokan minyak dunia.

"Iran tidak memiliki teknologi untuk menciptakan rudal balistik jarak menengah atau jarak jauh antarbenua," kata juru bicara kementerian pertahanan Rusia, Vadim Koval, kepada kantor berita Interfax. "Dan, negara itu tidak akan mendapatkan rudal tersebut dalam waktu dekat," tambahnya.

Iran dilaporkan tengah menguji coba tiga rudal di perairan Teluk di dekat lokasi rute penting penyaluran minyak pada Senin di tengah persiapan negara-negara Barat untuk memberlakukan sanksi ekonomi lanjutan terhadap Teheran terkait program senjara nuklirnya. Dua dari tiga rudal itu dilaporkan dapat menjangkau sasaran hingga maksimum sejauh 200 kilometer, atau yang secara umumnya dikategorikan sebagai rudal jarak pendek, meskipun media Iran dan juru bicara angkatan laut negara itu menggambarkan, salah satu dari rudal itu sebagai rudal "jarak jauh". Satu jenis rudal yang lain, yaitu rudal antikapal Nasr, memiliki jangkauan lebih pendek dari 35 kilometer.

Rusia memiliki hubungan yang relatif dekat dengan Iran. Rusia telah membangun sebuah stasiun tenaga nuklir pertama Iran di kota Bushehr di selatan negara itu. Moskwa juga telah mengirimkan bahan bakar nuklir untuk reaktor tersebut.

Moskwa telah menyurakan kekhawatiran Barat tentang program nuklir Iran, tapi tidak secara terbuka menuduh Teheran sedang berusaha membuat senjata atom. Rusia selalu mengatakan bahwa kebuntuan terkait program nuklir Iran itu harus diselesaikan melalui diplomasi.


Editor : Egidius Patnistik
Sumber: