Sabtu, 1 November 2014

News / Internasional

Thomas "The Pregnant Man" Ingin Buang Rahimnya

Senin, 31 Oktober 2011 | 16:13 WIB

THOMAS Beatie "The Pregnant Man" ingin menjadikan hari-hari ketika dia melahirkan sebagai masa lalu. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan The Dokter, di mana Beatie berbicara tentang menjadi pria, melahirkan dan hidup setelah melahirkan, ia mengungkapkan, dirinya sudah melahirkan bayi yang terakhir dan sedang mempertimbangkan untuk melakukan histerektomi (operasi pengangkatan kandungan).

Terlahir sebagai perempuan, Beatie secara hukum menjadi pria tahun 2002 tetapi dia tidak membuang organ reproduksi perempuannya. Dia menjadi berita utama dunia ketika menjadi 'Pria Hamil' yang pertama dengan wajah berewokan dan perut buncit. Dia sekarang punya tiga anak bersama istrinya Nancy, yaitu Susan, Austin dan Jensen. Istrinyalah yang menyusui bayi-bayi mereka karena Thomas sudah mengangkat payudaranya.

Suntikan hormon laki-laki ke dalam tubuhnya juga menghentikan dia memproduksi ASI (air susu ibu). Namun dalam setiap kehamilan, dia harus menghentikan asupan hormon laki-lakinya demi kesehatan sang bayi. Ayah transgender itu akan mengungkapkan di acara The Dokter yang akan ditayangkan Senin (31/10/2011) ini bahwa dampak penghentian hormon di tubuhnya sangat berat dan dia tak sanggup lagi.

Histerektomi akan membantu untuk menstabilkan dia secara medis sebagai laki-laki, menurut RadarOnline. Beatie dan seluruh keluarganya akan berkumpul untuk berbicara tentang keluarga non-tradisional mereka dan bagaimana mereka telah berhadapan dengan ancaman kematian, dan perjuangan untuk memenuhi kebutuhan setelah bisnisnya merugi karena prasangka terhadap keputusannya untuk menjadi ayah transgender pertama di dunia.

Dia akan berbicara tentang bagaimana orang bereaksi terhadap ayah transgender dan keluarganya dan membahas komplikasi medis yang bermula dari perawatan hormon bertahun-tahun dan melahirkan tiga anak. Meskipun ia membahas bagaimana sulitnya untuk mendapatkan kembali tubuhnya ke kondisi pra-kehamilan, Beatie pada awal tahun ini difoto dengan perut yang six-pack,  meski ada sejumlah stretch mark.

Beatie terlahir sebagai perempuan, dengan nama Tracy Lagondino, di Hawaii pada 1974. Namun ia mengatakan dirinya selalu merasa ingin jadi pria. Ketika berusia dua puluhan ia mulai melakukan suntikan testosteron, yang membuatnya jadi berewokan, suaranya jadi lebih berat dan mengubah organ seksualnya.

Pada 2002 ia melakukan mastektomi dan secara hukum menjadi pria - tetapi ia memilih untuk mempertahankan vagina, rahim dan organ seksual perempuan lainnya sehingga pasangan itu bisa memiliki anak, karena istrinya telah menjalani histerektomi. Pasangan itu pindah ke Arizona dari rumah mereka di Bend, Oregon, setelah rumah itu disita tahun lalu.

Ia mengatakan sukses bisnis percetakan T-shirt-nya, Defines Normal, berlipat karena ketenarannya. Dia berkata, "Kami mencoba untuk berkembang sesuai aturan biasa, tapi kami kehilangan banyak pelanggan karena prasangka, dan kemudian perekonomian mengalami kehancuran."

Maret lalu Beatie mengungkapkan, dia telah mengajukan kebangkrutan dan putus asa mencari pekerjaan guna membayar kebutuahn keluarganya dan membayar hiptek bulanan sebesar 5.000pan dollar AS.


Editor : Egidius Patnistik
Sumber: