Rabu, 3 September 2014

News / Internasional

Persenjataan

Tentara Iran Gunakan Rudal Jelajah

Rabu, 28 September 2011 | 18:29 WIB

TEHERAN, KOMPAS.com - Iran memodernisasi pasukan tempurnya di laut dengan penggunaan rudal jelajah Qader. Menurut Jenderal Ahmad Vahidi dalam laman internet Kementerian Pertahanan Iran, rudal ini mampu menghantam sasaran-sasaran di daerah pantai dan kapal perang dalam jarak 200 kilometer. "Rudal itu terbang rendah. Kekuatan yang sangat menghancurkan dan ringan dengan ketepatan yang tinggi," tambah Vahidi.    

Ia melanjutkan, rudal itu dapat ditembakkan dari pantai atau dari kapal-kapal yang berbeda kelas. "Kelebihan ini sangat meningkatkan kemampuan operasional pasukan," imbuhnya sebagaimana warta AP dan AFP, hari ini.    

Keberadaan Rudal Qader ini diungkapkan Presiden Mahmoud Ahmadinejad. Sementara, para pejabat Iran menyebutnya, Qader adalah salah satu rudal jelajah yang seluruhnya dibangun oleh para ahli lokal.    

Presiden Ahmadinejad mengatakan persenjataan militer Iran untuk tujuan pertahanan. "Untuk menjamin musuh-musuh tidak melancarkan serangan terhadap negara ini," tutur Ahmadinejad.    

Iran dalam dua tahun belakangan ini meningkatkan pembangunan, uji coba, dan mengungkapkan  peralatan militer baru buatan lokal, termasuk rudal-rudal.    

Angkatan laut Iran baru-baru ini meningkatkan kehadirannya di perairan internasional  dengan mengirim kapal-kapal ke Samudera Hindia untuk melindungi kapal-kapal Iran dari para perompak Somalia. Iran juga mengirim dua kapal ke Laut Tengah untuk pertama kali Februari lalu melalui Terusan Suez, yang membuat jegkel Israel dan Amerika Serikat.    

Panglima Angkatan Laut Iran Laksamana Habibollah Sayari, pada Selasa kemarin, mengatakan Iran berencana akan mengerahkan kapal-kapal dekat perairan wilayah Amerika Serikat  tanpa menyebut kapan hal itu akan dilakukan.     Pasukan angkatan laut Iran terutama terdiri satuan-satuan kwcil yang dilengkapi dengan rudal-rudal di Teluk Persia dan beroperasi di bawah pengawasan Pengawal Revolusi.


Editor : Josephus Primus