Sabtu, 25 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 25 Mei 2013 | 17:50 WIB
Eksekutif
PM Naoto Kan Akan Mundur
Penulis : Josephus Primus | Jumat, 26 Agustus 2011 | 15:23 WIB
|
Share:
PM Naoto Kan Akan Mundur AP Japanese Prime Minister Naoto Kan speaks to Sadakazu Tanigaki, the leader of main opposition Liberal Democratic Party, not in photo, during the one-on-one debate at the parliament in Tokyo, Japan, Wednesday, June 1, 2011. Japans unpopular Prime Minister Kan refused to resign Wednesday as opposition lawmakers criticizing his disaster management prepared to file a no-confidence motion in parliament.

KOMPAS.com — Perdana Menteri (PM) Jepang Naoto Kan akan mundur dari jabatannya seusai terpilihnya ketua Partai Demokrat (DPJ). PM Kan mengemukakan hal itu di depan parlemen. Menurut warta Xinhua pada Jumat (26/8/2011), sampai kini DPJ adalah partai yang tengah berkuasa di Negeri Sakura tersebut.

Sekarang, setidaknya ada tiga kandidat kuat yang akan menjadi pengganti PM Kan, yakni Menteri Keuangan Jepang Yoshihiko Noda, Menteri Perindustrian Banri Kaieda, serta Menteri Luar Negeri Seiji Maehara.

Pemerintahan PM Kan sendiri tengah menggarap dua hal yang terkait dengan masa depan Jepang. Pertama, soal energi terbarukan. Sementara kedua adalah soal penerbitan obligasi negara.

Persiapan untuk pemimpin baru DPJ akan memunculkan perdana menteri baru keenam dalam kurun waktu lima tahun ini. PM Kan terpilih menjadi Presiden DPJ pada Juni lalu. Ia sendiri terpilih kembali dalam pemilihan presiden partai pada September tahun lalu. Kala itu, ia mendapat dukungan 60 persen. 

Kendati demikian, PM Kan tidak lama menikmati dukungan itu. Dalam jajak pendapat yang diselenggarakan oleh Kyodo, popularitas dukungan untuk PM Kan justru anjlok hingga 15,8 persen.

Sekarang, setidaknya ada tiga kandidat kuat yang akan menjadi pengganti PM Kan, yakni Menteri Keuangan Jepang Yoshihiko Noda, Menteri Perindustrian Banri Kaieda, serta Menteri Luar Negeri Seiji Maehara.
Editor :
Josephus Primus