Rabu, 22 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 22 Mei 2013 | 01:54 WIB
Mumbai
Lebih dari 100 Jadi Korban Tiga Ledakan
Penulis : | Kamis, 14 Juli 2011 | 04:19 WIB
|
Share:
Lebih dari 100 Jadi Korban Tiga Ledakan AP Dalam tayangan televisi ditunjukkan beberapa orang mengerumuni lokasi ledakan sebuah bom di Mumbai, India, 13 Juli 2011. Tidak jauh dari lokasi ini, beberapa ledakan bom secara serentak mengguncang 3 wilayah di sekitarnya selama jam sibuk di Mumbai

MUMBAI, KOMPAS.com — Tiga ledakan serentak mengguncang kota finansial India, Mumbai, Rabu (13/7/2011) malam, menewaskan sedikitnya 20 orang dan mencederai lebih dari 100 orang, demikian diumumkan Kementerian Dalam Negeri di New Delhi. Jumlah korban terbaru itu merevisi angka kematian sebelumnya 13 orang yang diberikan oleh pihak berwenang di Mumbai.

Bom-bom itu meledak di distrik-distrik ramai di bagian selatan kota itu, daerah sama yang menjadi sasaran serangan dua setengah tahun lalu oleh militan bersenjata yang menewaskan 166 orang.

"Itu serangan lain terhadap jantung India, serangan lain terhadap Mumbai," kata Menteri Besar Maharashtra Prithviraj Chavan, dengan mengisyaratkan kemungkinan keterlibatan pihak asing yang dinilai "tantangan bagi kedaulatan India".

Kementerian Dalam Negeri India mengatakan, sedikitnya 20 orang tewas dan 113 cedera, banyak dari mereka dalam keadaan serius. Menteri Dalam Negeri P Chidambaram mengatakan kepada wartawan di New Delhi, itu adalah "serangan terkoordinasi oleh teroris" dan "seluruh kota Mumbai dalam keadaan siaga tinggi".        

Sasaran serangan itu mencakup sebuah kawasan penduduk kelas menengah, pasar emas, dan sebuah bangunan yang menjadi tempat pedagang permata dan toko perhiasan. Ketiga ledakan itu terjadi dalam kurun waktu 15 menit, mulai sekitar pukul 18.30 waktu setempat (pukul 20.20 WIB).        

"Jelas bahwa penyerang ingin melukai orang sebanyak mungkin. Banyak orang yang cedera," kata seorang menteri di negara bagian Maharashtra, Chagan Bhujbal, kepada wartawan.        

Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi kecurigaan awal ditujukan pada dua kelompok muslim yang menyerang India di masa silam, yaitu Mujahidin India yang berada di dalam negeri dan Lashkar-e-Taiba (LeT) yang bermarkas di Pakistan.

Sumber :
ANT, AFP
Editor :
Jimmy Hitipeuw