Minggu, 19 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 19 Mei 2013 | 05:39 WIB
Penumpang Beramai Copot Rok di Kereta
Penulis : Egidius Patnistik | Senin, 10 Januari 2011 | 13:25 WIB
|
Share:
Penumpang Beramai Copot Rok di Kereta AFP PHOTO/Emmanuel Dunand Peserta yang ambil bagian dalam acara tahunan "No Pants Subway Ride" di New York, 9 Januari 2011. Lelucon tahunan itu, yang diselenggarakan oleh Improv Everywhere dimulai tahun 2002, meminta peserta untuk naik kereta bawah tanah dengan mencopot celana atau rok dan bertindak wajar saat naik di antara para penumpang.

NEW YORK, KOMPAS.com — Ratusan penumpang kereta bawah tanah (subway) New York, Amerika Serikat, dengan santai mencopot rok dan celana panjang, Minggu (9/1/2011), saat ambil bagian dalam acara memperlihatkan kaki secara spontan meski suhu membeku.

Peringatan 10 tahun "No Pants Subway Ride" yang diselenggarakan Improve Everywhere itu menampilkan ratusan penumpang kereta di New York yang mencopot pakaian luar dari pinggang ke bawah, bahkan saat memakai jaket, syal, penutup telinga, dan pakaian musim dingin lainnya untuk bagian atas tubuh mereka.

Tepat pukul tiga sore (03.00 WIB), penumpang kereta bawah tanah di enam titik pertemuan terpisah di seluruh kota naik ke dalam kereta bawah tanah yang telah ditentukan, berperilaku biasa sebagaimana layaknya penumpang kereta umumnya, seperti membaca majalah atau memerhatikan sekitar.

Namun, begitu pintu ditutup di perhentian sebelum mereka turun, peserta diminta untuk berdiri kemudian melepaskan rok dan celana, yang kemudian dimasukkan ke dalam ransel dan tas. "Jika ada yang bertanya mengapa Anda mencopot celana Anda, beri tahu mereka bahwa celana atau rok itu 'semakin tidak nyaman'," demikian instruksi yang disampaikan via e-mail kepada peserta.

Begitu keluar dari kereta, para komuter itu berdiri sesaat di sebuah tempat khusus di jaringan kereta bawah tanah, demi memberikan efek kejutan maksimum bagi sesama penumpang.

Sumber :
AFP
Editor :
Egidius Patnistik