Kamis, 24 Juli 2014

News / Internasional

Haji

Anggota Jemaah Melahirkan di Madinah

Selasa, 2 November 2010 | 19:55 WIB

MEKKAH, KOMPAS.com — Kepala Daerah Kerja Madinah Subakin Abdul Muthalib mengakui, ada anggota jemaah haji asal Indonesia melahirkan dan kini bayinya dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia setempat.

"Ibu yang melahirkan adalah seorang anggota jemaah haji asal Mataram, Fitri Prihartini Tohri. Ia kini dalam kondisi sehat. Bayi dan ibunya kini dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Madinah," kata Subakin di Madinah, Selasa (2/11/2010).

"Bayinya sehat sekali. Banyak geraknya. Kalau tadi Anda lihat bayinya menggemaskan sekali," katanya lagi.

Fitri melahirkan bayi secara normal di sebuah rumah sakit swasta di Madinah, RS Safa Madinah, Senin kemarin pukul 15.30 waktu Arab Saudi. Bayi yang dilahirkan berjenis kelamin laki-laki dengan berat 2,8 kilogram.

Setelah menginap satu malam di RS Safa, Fitri dan bayinya dipindahkan ke BPHI Madinah.

Fitri yang didampingi kakak laki-lakinya, Kepala Seksi Sansur (Pendataan dan Penelitian) Daker Madinah Zainal Ilyas, dan sejumlah tenaga medis tiba di BPHI sekitar pukul 13.30 waktu Arab Saudi, Selasa ini.

"Yang penting kondisi ibu dan bayinya sehat," kata Subakin.

Ketua Kloter 42 Surabaya Minggrehami Yusuf menjelaskan, Fitri berangkat haji tanpa didampingi suaminya. Namun, di Madinah, Fitri mempunyai saudara sepupu.

Saudara sepupu inilah yang mengantar Fitri ke RS Safa saat ibu berusia 28 tahun ini akan melahirkan.

Minggrehami tidak tahu bahwa Fitri sedang hamil saat berangkat haji. Dia pun bingung mengapa anggota jemaah yang sedang hamil bisa lolos naik haji padahal ada pemeriksaan kesehatan sampai tiga kali.

Dokter kloter 42 Surabaya, dr Siti Nur Azizah, juga mengaku heran. Dalam daftar manifes jemaah tidak disebutkan bahwa ada anggota yang sedang hamil. Namun, tiba-tiba ada anggota yang melahirkan.


Editor : Benny N Joewono
Sumber: