Rabu, 26 November 2014

News /

AS Jual Senjata ke Arab Saudi

Rabu, 15 September 2010 | 03:55 WIB

Kairo, Senin - Harian The Wall Street Journal, Senin (13/9), memberitakan, Presiden AS Barack Obama berniat menyampaikan kepada Kongres soal rencana penjualan senjata mutakhir ke Arab Saudi. Transaksi tersebut merupakan terbesar sepanjang sejarah, yakni melibatkan dana 60 miliar dollar AS.

Pelaksanaan transaksi itu membutuhkan waktu 5 hingga 10 tahun. Pasalnya, senjata masih harus diproduksi diikuti jadwal pelatihan dan pembangunan infrastruktur untuk penggunaan senjata itu di Arab Saudi.

Ada beberapa jenis senjata yang dijual (lihat di grafis).

Pemerintah AS memandang transaksi ini—termasuk ke negara Arab moderat lain—sebagai strategi untuk membantu sekutu AS di Arab menghadapi ancaman Iran.

Rencana tersebut terkait dengan rencana Israel yang bertekad menyerang Iran meski tanpa koordinasi dengan AS jika sanksi internasional atas Iran terkait program nuklir gagal. Sebaliknya, Iran mengancam akan menyerang semua kepentingan AS jika Israel menyerang Iran.

Iran telah mengumumkan pengembangan senjata, termasuk keberhasilan pembuatan pesawat tempur tanpa awak jarak jauh tipe ”Karar”, kapal selam ringan Al Ghadir, dan rudal jarak pendek tipe baru Al Fateh 110.

Menurut majalah The Middle East, AS dan Inggris berencana menjual senjata mutakhir ke Uni Emirat Arab senilai 35 miliar dollar AS dan ke Kuwait senilai 5 hingga 10 miliar dollar AS. Qatar, Oman, dan Bahrain juga berencana membeli senjata baru dari AS dan Inggris.

Institut Riset Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) di Stockholm, Swedia, memperkirakan anggaran belanja senjata negara-negara Arab hingga 2015 lebih dari 100 miliar dollar AS.

Senjata yang diminati Arab adalah sistem rudal anti rudal, pesawat tempur, dan kapal perang untuk mengantisipasi krisis di Selat Hormuz, jalur dari sekitar 40 persen ekspor minyak Teluk dan Iran ke Barat.

AS dan Arab Saudi kini berunding secara rahasia soal pembaruan sistem persenjataan Angkatan Laut Arab Saudi berbiaya 30 miliar dollar AS. AS juga diberitakan sedang merundingkan penjualan kapal perang dan sistem pertahanan anti rudal senilai 10 miliar dollar AS ke Arab Saudi.

”Restu” Israel

AS merekomendasikan kepada Arab Saudi untuk membeli sistem pertahanan anti rudal balistik bernama ”THAAD” dan memperbarui sistem rudal anti rudal Patriot guna menangkal rudal Iran.

Setelah dijelaskan, Israel setuju dengan rencana AS itu. AS telah menjamin keunggulan militer Israel atas Arab. Untuk itu, AS akan menjual ke Israel pesawat tempur tipe F-35.

AS juga berjanji tidak mempersenjatai pesawat tempur F-15 yang akan dijual kepada Arab Saudi dengan sistem senjata serang jarak jauh yang bisa mengancam Israel. Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat Michael Oren mengatakan, Israel menghargai upaya AS untuk menjaga keunggulan militer Israel. (AFP/Asharq al-Awsat/mth)


Editor :