TEGUCIGALPA, KOMPAS.com - Kepolisian Honduras Rabu mengatakan, geng-geng jalanan yang terlibat kekerasan kartel obat di Meksiko bertanggung jawab atas pembunuhan 18 orang di toko sepatu di kota industri San Pedro Sula.
Dua orang bersenjata melepaskan tembakan terhadap toko sepatu itu Selasa, sebagai bagian dari meningkatnya sengketa wilayah obat antara Mara Salvatrucha dan 18 geng Mara lainnya.
"Ini adalah pembunuhan yang berkaitan dengan geng-geng obat yang menerima pembayaran dari kartel-kartel Meksiko dan Kolombia, untuk membantu menggerakkan obat melalui negara," kata kepala polisi San Pedro Sula, Hector Mejia kepada Reuters.
Geng-geng itu didirikan oleh para imigran Salvador di Los Angeles pada tahun 1980-an, menyatu sebagai kekuatan kejahatan potensial di Amerika Tengah dan dicurigai menjalin hubungan dengan para kartel obat yang menggunakan kawasan sebagai rute penyelundupan.
Geng-geng jalanan bertempur dan bersaing dengan kartel-kartel yang menyebabkan meningkat tajamnya kejahatan kekerasan di Honduras dalam tahun-tahun belakangan ini.
San Pedro Sula, sekitar 165 kilometer utara Tegucigalpa dan pusat besar industri tekstil negara itu, adalah bagian dari wilayah di mana geng-geng obat dikenal mengilang kokain sebelum dipasarkan di AS.


