MOSKWA, KOMPAS.com — Jumlah korban tewas akibat kebakaran hutan di seluruh Rusia tengah meningkat menjadi 48 jiwa. Hal ini dikatakan kementerian darurat negara itu, Rabu (4/8/2010).
"Delapan jenazah ditemukan di bawah reruntuhan rumah yang terbakar; tiga di wilayah Moskwa, dua di wilayah Nizhny Novgorod, dan masing-masing satu di wilayah Voronezh, Ryazan, dan Ivanovo," kata pernyataan.
Kantor Penuntut Umum Rusia telah mengajukan gugatan hukum atas tuduhan kelalaian terhadap para pejabat lokal di wilayah Nizhny Novgorod, tempat sedikitnya 21 orang tewas dan 1.400 lainnya kehilangan rumah.
"Pemerintah setempat tidak memberikan sebuah tindakan pencegahan," menurut pernyataan yang dimuat pada laman internet Penuntut Umum, Rabu.
Pada 30 Juli, PM Rusia Vladimir Putin yang mengunjungi wilayah itu mengecam keras pemerintah daerah atas kurangnya penanganan mereka terhadap kebakaran.
Dia mengatakan, para kepala pemerintah daerah yang tidak menangani kebakaran hutan yang mematikan itu harus mundur.
Banyak penduduk di wilayah Nizhny Novgorod mengajukan protes kepada Putin mengenai tindakan pemerintah lokal yang dinilai kacau dan tidak terkoordinasi.
Putin telah memerintahkan pengucuran lima miliar rubel (165 juta dollar AS) untuk dicairkan dari anggaran federal ke daerah-daerah Rusia tengah yang dilanda kebakaran hutan.
