KOMPAS.com — Mullah Abdullah menemui ajal di rumahnya di Distrik Imam Sahih, Provinsi Kunduz bagian utara. Menurut warta Xinhua pada Kamis (29/7/2010), mantan komandan Taliban itu ditembak seseorang tak dikenal. "Pelaku diduga militan Taliban," kata Gubernur Kunduz Mohammad Omar.
Mullah Abdullah tadinya adalah pemimpin Taliban wilayah Kunduz. Ia kemudian ikut serta dalam pemerintahan Afganistan saat ini. Bersama 20 orang kepercayaannya, Abdullah bergabung sejak Mei tahun ini.
Kunduz, bahkan sampai sekarang, adalah kawasan yang sering menjadi ajang baku tembak antara pasukan pemerintah dan Taliban. Awal tahun ini, kondisi perang di provinsi itu memuncak.
