Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 02:27 WIB
Bantul
Perubahan Iklim Belum Ancam Pangan
Eny Prihtiyani | Tri Wahono | Rabu, 30 Juni 2010 | 18:43 WIB
|
Share:

BANTUL, KOMPAS.com - Meski mengakibatkan gagal panen di sejumlah daerah, perubahan iklim belum mengancam produksi pangan. Petani dihimbau untuk aktif berkonsultasi dengan dinas pertanian sebelum memulai masa tanam. Pemerintah daerah juga diharapkan aktif menciptakan varietas yang tangguh terhadap perubahan iklim.

Hal itu disampaikan Menteri Pertanian Suswono usai meresmikan pusat pendidikan dan pelatihan pertanian terpadu, di Banguntapan, Bantul, Di Yogyakarta, Rabu (30/6/2010). Kegagalan panen terutama disebabkan serangan wereng batang coklat. Hama tersebut muncul sebagai akibat perubahan iklim.

Untuk mengantisipasi kegagalan panen, pihaknya tengah menggagas program asuransi pertanian. "Lewat program tersebut, petani lebih terjamin karena setiap ada kegagalan panen ada pihak yang menanggung. Selama ini pemerintah hanya sanggup memberi bantuan benih dan pupuk saja," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, Edy Suharyanto mengatakan, akibat perubahan iklim sebanyak 60 hektar bawang merah dan 115 hektar kedelai gagal panen. "Produksi pangan memang terpengaruh, tetapi masih mencukupi," katanya.

Jumat, 25/05/2012 19:20 WIB

Gen Untuk Pil Kontrasepsi Pria

Jumat, 25/05/2012 14:18 WIB

AS Pangkas Dana Bantuan untuk Pakistan