Rusia Ingin Meniru Silicon Valley - Kompas.com

Rusia Ingin Meniru Silicon Valley

Kompas.com - 12/06/2010, 11:49 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com — Presiden Rusia Dmitry Medvedev akan mengunjungi AS akhir bulan ini untuk mengadakan pembicaraan dengan Presiden Barack Obama dan melawat ke Silicon Valley.

Kremlin, Jumat (11/6/2010), mengumumkan, Medvedev akan mengunjungi AS pada 22-24 Juni atas undangan Presiden AS Obama. Sementara menurut Gedung Putih, Jumat malam, Obama senang menyambut Medvedev di Washington.

Sebelum pembicaraan dengan Obama di Gedung Putih pada 24 Juni, Medvedev, menurut Kremlin, akan melawat ke koridor teknologi Silicon Valley di California, yang akan memusatkan pada kerja sama Rusia dan Amerika yang lebih luas di bidang inovasi dan teknologi tinggi. Medvedev juga merencanakan untuk mengambil bagian dalam pertemuan puncak Kelompok Delapan dan Kelompok 20 di Kanada.

Gedung Putih menyebutkan, kedua presiden itu telah berkolaborasi secara dekat untuk meningkatkan keamanan dan kesejahteraan rakyat Amerika dan Rusia sejak pertemuan pertama di London pada April tahun lalu, yang mencakup penandatanganan perjanjian START baru untuk mengurangi arsenal nuklir kedua negara. Di antara langkah-langkah lainnya, pernyataan AS itu memuji tindakan untuk menghasilkan sanksi terhadap Korea Utara dan Iran karena upaya nuklir mereka yang kontroversial, dan pembentukan Komisi Presiden Bilateral yang memperluas hubungan AS-Rusia dalam serangkaian masalah, seperti upaya antinarkotika, antiterorisme, dan perjalanan ke ruang angkasa.

Rencana kunjungan Presiden Rusia itu pertama diumumkan oleh seorang pembantu senior Medvedev, yang menolak menyebutkan tanggal lawatan tepatnya. Kunjungannya itu merupakan bagian dari upayanya untuk memodernkan ekonomi Rusia, yang mencakup pembangunan pusat teknologi tinggi di dekat Moskwa. Dijuluki sebagai Lembah Silikon Rusia, proyek itu dimaksudkan untuk memikat ilmuwan-ilmuwan penting Rusia dan asing untuk memusatkan energi mereka pada teknologi nuklir dan biomedis, energi, serta telekomunikasi.

Hubungan AS-Rusia bangkit kembali setelah Medvedev dan Obama menandatangani perjanjian perlucutan senjata nuklir era Perang Dingin START yang telah diperbarui, di Praha, April lalu. Obama, kata Gedung Putih, telah menanti-nanti untuk menggunakan pertemuan yang akan datang dengan Presiden Medvedev untuk menyelidiki kemungkinan bidang-bidang kerja sama yang lebih besar dalam perdagangan, penanaman modal, dan pembaruan-pembaruan.

EditorEgidius Patnistik

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM