Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 02:22 WIB
KEKERASAN
Turki Pilih Keras, Uwak Sam Basa-basi
Josephus Primus | Josephus Primus | Rabu, 2 Juni 2010 | 00:31 WIB
|
Share:

(AP/Burhan Ozbilici)
Riot police surround pro-Palestinian Turks protesting against Israel, at the entrance of Israeli ambassadors residence in Ankara, Turkey, Monday, May 31, 2010. The Israeli military says more than 10 pro-Palestinian activists have been killed after attacking naval commandos who were halting an aid flotilla heading toward the blockaded Gaza Strip.The army says the soldiers were attacked with knives and clubs as they boarded the six vessels Monday.

TERKAIT:

KOMPAS.com — Turki tak hendak memperlunak kritiknya terhadap kekerasan bersenjata yang dilakukan Israel terhadap para aktivis kemanusiaan untuk Gaza. Sementara Uwak Sam (AS) yang statusnya konco akrab Israel bersikap basa-basi seraya berupaya tetap menggunakan kata-kata halus untuk mengecam serangan yang menewaskan sedikitnya sepuluh orang ini.

Media massa seperti AP, AFP, dan Reuters menulis pada Selasa (1/6/2010), Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mendesak NATO melakukan pertemuan segera untuk membahas tingkah polah Israel ini.

Sementara itu, hasil pembahasan secara maraton Dewan Keamanan (DK) PBB di New York menyatakan harus dilakukan penyelidikan yang sifatnya segera, imparsial, kredibel, dan transparan. DK juga ikut mengutuk tindakan-tindakan Israel sambil menyatakan sikap menyesal lantaran adanya jatuh korban gara-gara penggunaan kekuatan militer di perairan internasional terhadap konvoi yang berlayar ke Gaza. 

Jumat, 25/05/2012 19:20 WIB

Gen Untuk Pil Kontrasepsi Pria

Jumat, 25/05/2012 14:18 WIB

AS Pangkas Dana Bantuan untuk Pakistan