Laporan wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir J
JAKARTA, KOMPAS.com — Serangan pasukan Angkatan Laut Israel terhadap kapal bantuan kemanusiaan Mavi Marmara di perairan internasional di dekat Gaza, Senin (31/5/2010) pagi, menewaskan seorang warga negara Indonesia (WNI) dan melukai tiga orang lainnya.
"Kami masih terus melakukan cross check, dikabarkan satu WNI yang tewas," kata Manajer Operasional MER-C Rima Mandranaris kepada Tribunnews.com di Jakarta, Senin malam.
Menurut Rima, informasi tersebut diperoleh dari media Al Alam, Iran. Untuk memastikan informasi tersebut, MER-C tengah berkoordinasi dengan organisasi HAM Turki, IHH, sebagai fasilitator keberangkatan rombongan kemanusiaan ke Palestina tersebut.
"Kami masih berkoordinasi dengan IHH Turki untuk mencari tahu kondisi pasti teman-teman," ucap Rima.
