NIAMEY, KOMPAS.com - Seorang Perancis dan seorang Aljazair diculik, Kamis (22/4), di Niger utara, dekat perbatasan Aljazair, oleh sebuah kelompok yang terkait dengan Al Qaeda. "Seorang warga Perancis, mungkin turis, dan seorang Aljazair ditangkap hari ini di dekat Inabangaret, dekat perbatasan Aljazair," kata seorang sumber dari pihak keamanan Niger.
Kedua orang itu diculik oleh orang-orang bersenjata, kata seorang sumber keamanan lain, dan menambahkan bahwa warga Aljazair merupakan sopir dari warga Perancis. Sumber-sumber itu mengatakan, sebuah kelompok yang mengaku dekat dengan Al-Qaeda bertanggung jawab atas penculikan tersebut.
"Orang-orang dari Taleb Abdoulkrim bertanggung jawab," kata seorang sumber keamanan Niger kepada AFP. Taleb Abdoulkrim merupakan nama panggilan dari ketua kelompok yang beroperasi di wilayah itu. Kelompok tersebut menyatakan dekat dengan Al-Qaeda.
Sumber lain yang dekat dengan penyelidikan, mengukuhkan bahwa kelompok Abdoulkrim bertanggung jawab atas penculikan itu. Sumber itu mengatakan, pelaku telah sangat terlatih.
Penculikan wisatawan sering terjadi di daerah gurun luas di antara Niger, Mali dan Aljazair, di mana Al-Qaeda wilayah Maghribi (AQIM) beroperasi. Empat orang Eropa diculik pada Januari 2009 di Niger. AQMI kemudian membunuh seorang turis Inggris, tapi membebaskan tiga yang tersisa.

