HANOI, KOMPAS.com - Vietnam menjatuhkan hukuman penjara kepada empat orang karena dituduh bergabung dengan partai oposisi terlarang dan menentang rezim komunis, kata pejabat media, Kamis (22/4/2010).
Tiga laki-laki dan seorang perempuan telah dijatuhi hukuman antara tiga dan lima tahun oleh pengadilan di ibu kota provinsi Lam Dong, Vietnam tengah pada Selasa.
Mereka dituduh memiliki jaringan dengan Partai untuk Rakyat, yang dilarang di negara-partai-tunggal, surat kabar Tin Tuc dan Cong An Nhan Dan melaporkan, Kamis. Empat orang tersebut diidentifikasi bernama Duong Au, Phung Quang Quyen, Truong Van Kim, dan Truong Thi Tam.
Pihak berwenang menuduh kelompok itu bertemu dengan para pemimpin Partai untuk Rakyat di Kamboja dan secara aktif menentang kebijakan-kebijakan negara Vietnam, termasuk menyangkut tambang bauksit yang kontroversial. Perdagangan tambang di dataran tinggi Vietnam tengah, yang mencakup Lam Dong, merupakan isu yang sangat sensitif di negara komunis itu.
Para ilmuwan dan intelektual Vietnam, sejumlah orang di angkatan darat mengeritik pemerintah dalam beberapa bulan terakhir menyangkut pemberian kuasa terhadap keterlibatan China dalam projek pertambangan tersebut, yang mereka katakan mengancam kedaulatan nasional dan lingkungan.
Kelompok-kelompok pegiat hak asasi manusia (HAM) dan para diplomat asing menyatakan prihatin atas kondisi HAM di Vietnam, tempat sedikitnya 20 aktivis dipenjara sejak Oktober tahun lalu.


