Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 01:53 WIB
Satu Perompak Somalia Tewas Ditembak
Josephus Primus | primus | Kamis, 25 Maret 2010 | 04:06 WIB
|
Share:

MOGADISHU, KOMPAS.com - Seorang perompak Somalia tewas selama kontak tembak dengan pengawal bersenjata di sebuah kapal berbendera Panama, kata seorang pejabat maritim dan satuan tugas anti-perompakan Uni Eropa (EU), Rabu (24/3/2010).
      
Aparat-aparat swasta yang melindungi kapal MV Almezaan melepaskan tembakan balasan ketika mereka memukul balik dua serangan yang dilakukan kelompok itu di lepas pantai Somalia pada Selasa.
      
Sebuah kapal perang Spanyol yang berpatroli di wilayah perairan itu mengerahkan sebuah helikopter yang melepaskan tembakan-tembakan peringatan untuk menghentikan perompak ketika mereka melarikan diri. Pasukan Spanyol kemudian menangkap enam orang, menemukan satu mayat dan menghancurkan tiga kapal perompak. "Mayat itu telah dipindahkan ke Navarra," kata pasukan angkatan laut Uni Eropa EU NAVFOR dalam sebuah pernyataan di situs beritanya, menunjuk pada frigat Spanyol.
      
"Penyelidikan menunjukkan bahwa individu itu tewas akibat luka-luka tembakan senjata kaliber kecil," katanya.
      
Kapal MV Almezaan sedang dalam perjalanan ke Mogadishu, ibu kota Somalia, ketika diserang, kata pernyataan itu. Pejabat maritim Kenya Andrew Mwangura mengkonfirmasi insiden tersebut dalam pernyataan melalui telefon dari kota pelabuhan Mombasa.
      
Selasa, perompak membajak sebuah kapal Turki bersama 21 orang awaknya dan sebuah kapal berbendera Bermuda dengan 25 orang awaknya.
      
Perairan di lepas pantai Somalia merupakan tempat paling rawan pembajakan di dunia, dan Biro Maritim Internasional melaporkan 24 serangan di kawasan itu antara April dan Juni tahun 2008 saja.
      
Perompak menyerang lebih dari 130 kapal dagang pada tahun itu, atau naik lebih dari 200 persen dari serangan tahun 2007, menurut Biro Maritim Internasional.
      
Kelompok-kelompok bajak laut Somalia, yang beroperasi di jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Asia dan Eropa, memperoleh uang tebusan jutaan dolar dari pembajakan kapal-kapal di Lautan India dan Teluk Aden.
      

 

Sumber :
ANT, AFP
Jumat, 25/05/2012 19:20 WIB

Gen Untuk Pil Kontrasepsi Pria

Jumat, 25/05/2012 14:18 WIB

AS Pangkas Dana Bantuan untuk Pakistan