MADRID, KOMPAS.com - Kelompok separatis bersenjata Basque ETA, Minggu (21/3/2010) menyatakan siap melangkah maju di jalur perubahan politik. Namun, ETA tidak menyebutkan kesediaan meninggalkan kekerasan seperti yang dituntut oleh pemerintah Spanyol.
ETA dituduh bertanggung jawab atas kematian lebih dari 800 orang dalam operasi kekerasan mereka selama puluhan tahun untuk kemerdekaan Basque.


