BARCELONA, KOMPAS.com - Lima petugas pemadam kebakaran Spanyol yang disangka anggota kelompok separatis Basque ETA dalam pemeriksaan video, Sabtu (20/3/2010) malam tiba kembali di negaranya.
Kelimanya diterbangkan dari Paris dengan penerbangan Iberia, yang mendarat di bandara El Prat Barcelona pada sekitar pukul 22:30 waktu setempat, demikian dikatakan seorang fotografer AFP.
Pemerintah Spanyol Sabtu pagi mengakui, mereka telah melakukan kesalahan dalam mengidentifikasi kelima pria itu sebagai teroris ETA dari pencitraan yang direkam dalam kamera CCTV di satu pasar swalayan di luar kota Paris.
"Prancis dan Spanyol telah menyiarkan video orang-orang itu, dan mengatakan mereka dicurigai karena terlibat dalam pembunuhan," kata seorang petugas polisi Perancis, Selasa lalu.
Namun pemerintah daerah di wilayah timur laut Catalonia mengatakan, mereka adalah petugas keamanan yang berada di Prancis untuk melakukan liburan pendakian.
Mereka diakui oleh rekan-rekan mereka di Spanyol yang mencermati kesalahan tersebut. Menteri Dalam Negeri Spanyol, Alfredo Perez Rubalcaba, mengakui adanya kekeliruan, yang telah dibuat.


