Selasa, 14 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 14 Februari 2012 | 18:57 WIB
Jangan Terlalu Berharap pada Presiden dari Demokrat
Caroline Damanik | msh | Sabtu, 20 Maret 2010 | 10:49 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com- Mayoritas tanggapan masyarakat terhadap rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia dinilai berlebihan. Menurut pengamat militer Hermawan Sulistyo, salah besar jika kedatangan Obama diartikan sama dengan kucuran dana dan investasi ke negara kita.

Hermawan menilai itu hanyalah mispersepsi. "Jangan karena Obama pernah tinggal di Indonesia lalu kita berharap mereka bawa uang. Bawa investasi besar. Demokrat itu tak bawa tujuan itu. Kedatangan obama itu tak akan membawa banyak bantuan," tuturnya dalam diskusi mingguan Polemik di Warung Daun Cikini, Sabtu (20/3/2010).

Menurutnya, Partai Demokrat di AS memang kalah jauh dari Partai Republik dari segi basis tujuan dan visi misinya terhadap negara. Hal ini, lanjutnya, mengacu pada fakta politik di AS. Oleh karena itu, tentu Obama akan mewakili sikap Demokrat terkait bantuan dan perdamaian itu.

Hermawan juga mengritik persiapan penyambutan yang berlebihan oleh publik Indonesia, padahal seharusnya ketika AS datang ke Indonesia, kita harus bernegosiasi dalam hal kontrak kerja tambang dan kerja sama militer.

Advertorial
»
Selasa, 14/02/2012 13:42 WIB

Inggris Bebaskan Ulama Radikal

Selasa, 14/02/2012 11:46 WIB

Tanpa Aksi PBB, Kekerasan Suriah Meningkat