BRUSSELS, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri Belgia, Jumat (19/3/2010), mengumumkan perpanjangan masa tugas kontingen pasukan negaranya di Afganistan selama satu tahun. Namun jumlah pasukan akan tetap dipertahankan dengan fokus misi pada pelatihan tentara Afganistan.
Dengan diperpanjangnya masa tugas itu, pasukan Belgia yang diperkuat 600 personil itu akan berada di Afganistan hingga akhir 2011.
Berbeda dengan Belanda yang kehadiran kontingen pasukannya di Afganistan bergulir menjadi isu politik domestik, Belgia tidak menghadapi kontroversi seperti di Belanda. Namun para penentang dari kubu Hijau dan Sosialis Belgia yang berbicara dalam bahasa Belanda mengecam keputusan pemerintah itu. Mereka menyebutnya sebagai keputusan yang "tidak dapat dimengerti" serta "bodoh dan salah".
Kontingen pasukan Belgia saat ini bertugas mengamankan bandar udara internasional di Kabul dan kubu pertahanan Taliban Kandahar.
Kementerian Luar Negeri Belgia mengatakan, pasukannya akan ditarik dari tugas pengamanan bandara untuk memperkuat komitmen pelatihan yang ada di Kunduz.

