Selasa, 14 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 14 Februari 2012 | 18:43 WIB
Tersandung Utang, Portugal Terbitkan Obligasi
Josephus Primus | primus | Kamis, 18 Maret 2010 | 03:55 WIB
|
Share:

LISABON, KOMPAS.com - Portugal, yang sedang bertarung melawan krisis utang, Rabu (17/3/2010) mengatakan, telah meraih 1,25 miliar euro (1,725 miliar dollar AS) dalam sebuah penerbitan obligasi dengan tingkat bunga lebih rendah daripada operasi serupa sebulan yang lalu.
   
Pemerintah Portugal menerbitkan obligasi sehari setelah mempresentasikan  program antikrisis di parlemen dengan mengurangi pengeluaran yang melebihi anggaran, sebagian besar dengan  gelombang privatisasi.
   
Bunga atau imbal hasil yang dikutip pada surat utang Portugal telah berkurang baru-baru ini, sebuah tanda pulihnya kredibilitas di pasar keuangan, yang telah menunjukkan kekhawatiran bahwa krisis gaya Yunani mungkin menyebar  anggota zona euro  lain yang lebih lemah.
   
Penerbitan obligasi terbaru menarik tawaran 3,2 kali nilai obligasi yang ditawarkan, kata kepala kantor manajemen utang IGCP, Alberto Soares, kepada AFP.
   
Imbal hasil datang mencapai 1,036 persen dibandingkan dengan 1,097 persen selama penerbitan terakhir obligasi 12 bulan pada 17 Februari.  "Ini adalah operasi yang sangat baik," kata Soares, menambahkan bahwa pasar "jauh lebih stabil."
   
Ini adalah referensi untuk sebuah kenaikan suku bunga, atau imbal hasil, ditunjukkan oleh perdagangan surat utang di beberapa negara zona euro yang dianggap sangat berisiko dari tingginya utang dan defisit, dalam krisis utang di Yunani.
   
Tingkat bunga yang dibayarkan Yunani pada obligasi 10-tahun kini telah jatuh mendekati 6,0 persen, dari titik tinggi sekitar 7,0 persen dua minggu lalu, tapi ini masih mendekati dua kali patokan yang ditawarkan Jerman untuk menarik pinjaman.
   
Setara imbal hasil pada utang Portugal telah jauh lebih rendah daripada Yunani sekitar 4,0 persen dan juga menunjukkan tanda-tanda berkurang.
   
Pada Rabu, pemerintah Portugal juga membeli kembali 300 juta euro obligasi, menjadikal total yang dibeli kembali sejauh tahun ini menjadi satu miliar euro.

Sumber :
ANT, AFP, REUTERS
Advertorial
»
Selasa, 14/02/2012 13:42 WIB

Inggris Bebaskan Ulama Radikal

Selasa, 14/02/2012 11:46 WIB

Tanpa Aksi PBB, Kekerasan Suriah Meningkat