Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 19:35 WIB
Lewat Jam Sembilan Malam, Alkohol "Haram"!
Josephus Primus | primus | Senin, 15 Maret 2010 | 03:15 WIB
|
Share:

MOSKWA, KOMPAS.com — Seorang pejabat tinggi kesehatan masyarakat Rusia, Minggu (14/3/2010), meminta adanya pelarangan terhadap penjualan eceran alkohol setelah pukul 21.00 waktu setempat sebagai bagian dari kampanye pimpinan Kremlin untuk menindak keras penyalahgunaan alkohol. Demikian dilaporkan kantor berita milik negara, RIA.
   
Presiden Rusia Dmitry Medvedev tahun lalu telah memberikan tindakan keras untuk mengekang penyalahgunaan alkohol. Dia juga mengaku terkejut melihat data konsumsi resmi yang menunjukkan bahwa rata-rata orang Rusia minum 18 liter alkohol murni setiap tahun.
   
Sejak itu, Rusia telah melipat-tigakan pajak bea dan cukai terhadap bir, memperkenalkan harga minimal vodka, dan mempertimbangkan pembatasan secara drastis terhadap tempat dan jam penjualan bir, serta melarang penjualannya di kios-kios pinggir jalan.
   
Gennady Onishchenko, kepala badan perlindungan konsumen Rusia dan juga pejabat tnggi kesehatan negara itu, menyatakan bahwa usulan mengenai larangan penjualan alkohol setelah pukul 23.00 sangatlah tidak mencukupi. "Mengapa peraturan itu dimulai ketika orang sudah tidur ... Kita harus melarangnya dari pukul 21.00," katanya dalam wawancara dengan RIA.
   
Ia juga mendukung peniruan terhadap sistem di Finlandia. Di sana, alkohol hanya dijual di toko-toko yang mendapat izin secara khusus. Sementara itu, di Rusia, sekarang ini segala macam alkohol dapat dikonsumsi 24 jam sehari.
   
Di laporan itu tidak dikatakan apakah batas waktu yang diusulkan terhadap penjualan alkohol tersebut juga akan diterapkan pada bar dan restoran.
  
Perusahaan multinasional seperti Carlsberg, SABMiller, dan Anheuser-Busch InBev menguasai 95 persen pasar bir domestik, salah satu yang terbesar di dunia.

Sumber :
ANT, AFP, REUTERS