Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 06:42 WIB
"Pengantin" Tersandung, Empat Nyawa Pun Melayang
Josephus Primus | primus | Jumat, 12 Maret 2010 | 00:34 WIB
|
Share:

Ilustrasi

KOMPAS.com — Tadinya, pengebom bunuh diri itu bakal menjalankan aksinya pada konvoi pasukan paramiliter. Namun, sebelum sampai tujuan, ”pengantin” itu malah tersandung di sebuah pasar. Alhasil, bom meledak menewaskan empat orang, termasuk dirinya.       

”Tiga orang tewas dan sembilan lain terluka. Semuanya warga sipil. Korban tewas terdiri dari seorang anak kecil dan dua pria,” kata polisi Fazal Maula, sebagaimana ditulis AFP, Kamis (11/3/2010).
      
Pelaku bom bunuh diri itu berniat menyerang sebuah konvoi pasukan paramiliter Korps Perbatasan (FC) sekitar 10 kilometer di luar Peshawar pusat, kata polisi.
      
”Pelaku bom bunuh diri itu ingin menyerang konvoi FC.... Ada pasar kecil di luar Peshawar. Ia memakai jaket bom bunuh diri, ia jatuh dan bom itu meledak sebelum waktunya. Ia tidak bisa menjangkau sasarannya,” kata Maula.
      
”Empat orang tewas, termasuk penyerang bom bunuh diri itu. Kami masih menyelidiki,” kata polisi Tauseef Haider, mengonfirmasi jumlah kematian itu.
      
Lebih dari 3.000 orang tewas dalam serangan-serangan bunuh diri dan pengeboman di Pakistan sejak Juli 2007, dalam kekerasan yang dituduhkan pada Muslim garis keras yang menentang aliansi pemerintah dengan AS.