Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 03:07 WIB
APEC Harus Punya Pusat Badai Topan Regional
Josephus Primus | primus | Jumat, 12 Maret 2010 | 00:11 WIB
|
Share:
AFP/JAY DIRECTO
Seorang warga tengah memperbaiki rumahnya yang rusak akibat terjangan topan Mirinae di Taytay, pinggiran timur Manila, Senin (2/11). Topan Mirinae melanda Pulau Luzon di Filipina terlebih dulu, Sabtu, sebelum menerpa Vietnam hari berikutnya.
Foto:

TERKAIT:

TAIPEH, KOMPAS.com - Taiwan mengusulkan pembentukan pusat badai topan regional di bawah kerangka Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) dalam upaya mempromosikan kerja sama prakiraan cuaca internasional, demikian Menteri Transportasi dan Komunikasi Taiwan, Mao Zhi-guo, Kamis (11/3/2010).
    
"Mengenai pekerjaan prakiraan proyeksi badai topan, kami telah mengusulkan dibentuknya suatu pusat badai topan regional di bawah kerangka APEC," ujarnya ketika menyampaikan laporan pencegahan dan penanganan bencana alam di Komisi Legislatif Transportasi Yuan.
    
Menurut dia, saat ini sedang berlangsung diskusi dengan sejumlah negara menegani persiapan bersangkutan dengan pembentukan pusat  badai tersebut.
     
Pada kesempatan yang sama, Ketua Biro Cuaca Sentral (CWB) Xin Zai-qin mengutarakan bahwa Taiwan dan Amerika Serikat telah menandatangani perjanjian kerja sama prakiraan cuaca pada 1998 dan sudah menjalin kerja sama sejak saat itu.
     
Selain itu, kerja sama dengan Jepang juga berlangsung lancar, sementara saluran komunikasi atas interaksi yang sama juga telah dibuka dengan Korea dan Filipina.
    
Menurut Xin, kerja sama internasional dalam masalah prakiraan cuaca tampak semakin penting terkait dengan semakin sering terjadinya bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami di berbagai pelosok dunia belakangan ini.

Sumber :
ANT, AFP, REUTERS