Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 00:50 WIB
Abbas Desak Arab Bereaksi atas Rencana Pemukiman Yahudi
| aegi | Rabu, 10 Maret 2010 | 14:56 WIB
|
Share:

RAMALLAH, KOMPAS.com — Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Selasa, menelepon Ketua Liga Arab, Amr Mussa, dan mengimbau dilakukan aksi setelah Israel mengumumkan rencana membangun 1.600 rumah baru di Jerusalem timur yang sebagian besar dihuni penduduk Arab.

Pernyataan Kantor Kepresidenan Palestina, Rabu (10/3/2010), menyebutkan, Mahmoud Abbas dan Amr Mussa membahas perihal kebijakan penting untuk merespons keputusan Israel tersebut. "Keputusan ini dibuat setelah ada pengumuman tentang pembangunan 112 unit rumah di permukiman Beitar Illit, Tepi Barat, yang diduduki Israel," kata pernyataan kepresidenan Palestina itu.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah Palestina, Nabil Abu Rudeina, mengatakan, provokasi Tel Aviv itu akan menghalangi perundingan perdamaian tak langsung yang dipimpin Amerika Serikat (AS). "Ini keputusan berbahaya dan akan merintangi perundingan-perundingan (perdamaian Palestina-Israel)," katanya.

Amerika Serikat telah mengutuk usul Israel untuk membangun 1.600 rumah baru di permukiman Yahudi di Jerusalem Timur, dan mendesak Israel serta Palestina agar membangun suasana yang mendukung pembicaraan perdamaian. "Saya mengutuk keputusan oleh pemerintah Israel untuk mengajukan rencana pembangunan rumah baru di Jerusalem Timur," kata Wakil Presiden AS Joe Biden dalam satu pernyataan.

"Pengumuman ini menggarisbawahi perlunya untuk mengadakan perundingan yang dapat menyelesaikan semua masalah dalam konflik tersebut," tambah Biden.

Sumber :
ANT
Jumat, 25/05/2012 19:20 WIB

Gen Untuk Pil Kontrasepsi Pria

Jumat, 25/05/2012 14:18 WIB

AS Pangkas Dana Bantuan untuk Pakistan