Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 00:44 WIB
Yunani Melirik IMF
Josephus Primus | primus | Rabu, 10 Maret 2010 | 01:56 WIB
|
Share:

AFP/LOUISA GOULIAMAKI
Para pensiunan Yunani memaksa diri menembus barisan polisi antihuru-hara yang menghalangi jalan menuju kantor Perdana Menteri Yunani di Athena, Rabu (3/3). Mereka berdemo untuk memprotes tindakan penghematan yang dilakukan Pemerintah Yunani guna mengatasi krisis ekonomi, di antaranya pembekuan uang pensiun.

TERKAIT:

WASHINGTON, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Yunani George Papaconstantinou, membahas masalah krisis utang negaranya dengan para pejabat Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington.
   
Juru Bicara IMF, Simonetta Nardin, mengatakan kepada AFP, Selasa (8/3/2010), Papaconstantinou yang mendampingi Perdana Menteri Yunani George Papandreou ke Amerika Serikat bertemu dengan para pejabat IMF, Senin.
   
Pertemuan di Washington DC itu berlangsung di tengah spekulasi bahwa Yunani berupaya mencari dana talangan IMF jika dukungan Uni Eropa tak memadai.
   
Sejauh ini, Yunani tidak menutup kemungkinan untuk meminta IMF menggelontorkan bantuan keuangan. Sebelumnya, IMF telah pun memberikan bantuan teknis kepada pemerintah Yunani dalam upaya menangani krisis utang negara itu lewat reformasi ekonomi yang ketat.
   
Simonetta Nardin mengatakan, pertemuan Menkeu Yunani dengan para pejabat IMF Senin itu hanya sekadar "kunjungan kehormatan".
   
Di antara para pejabat yang ditemui George Papaconstantinou adalah Wakil Direktur Pelaksana IMF, Murilo Portugal. "Kedua pihak membahas berbagai masalah yang terkait dengan bingkai kerja bantuan teknis IMF untuk Yunani," katanya.
   
Berbeda dengan pernyataan juru bicara IMF, Kedubes Yunani di Washington DC menegaskan, tidak ada seorang pun anggota delegasi negaranya yang bertemu para pejabat IMF.
   
Pada 9 Februari lalu, Komisioner Urusan Ekonomi Uni Eropa Joaquin Almunia mengatakan, Yunani tidak memerlukan bantuan IMF. "Kita tidak perlu mengundang IMF. Sekalipun kita semua adalah negara anggota IMF, kita bisa dan harus bisa mengatasi masalah ini (Yunani-red.) sendiri," katanya kepada Parlemen Eropa.
   
IMF sendiri menyambut baik paket pengetatan yang dilakukan pemerintah Yunani untuk memulihkan kesehatan keuangan negara itu. Pemerintah Yunani memperkenalkan langkah-langkah untuk mengatasi krisis fiskal, termasuk kenaikan pajak dan harga bensin.
   
Dengan langkah-langkah itu, pemerintah berharap dapat menghemat lebih dari satu miliar euro yang diperolehnya dari keuntungan pemotongan dan pengurangan biaya operasional di sektor publik.
   
Athena bermaksud menghemat lebih dari 10,3 miliar euro tahun ini dengan pengumpulan pajak yang lebih baik, pemotongan biaya, dan pengurangan pembelian senjata untuk menurunkan defisit menjadi 2,8 persen PDB pada 2012. Langkah itu juga dimaksudkan untuk menstabilkan beban utang Yunani, salah satu yang tertinggi di grup zona euro.

 

Sumber :
ANT, AFP
Jumat, 25/05/2012 19:20 WIB

Gen Untuk Pil Kontrasepsi Pria

Jumat, 25/05/2012 14:18 WIB

AS Pangkas Dana Bantuan untuk Pakistan