Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 00:40 WIB
Ahmadinejad Kunjungi Afganistan, Rabu
Egidius Patnistik | aegi | Selasa, 9 Maret 2010 | 15:54 WIB
|
Share:

GETTY IMAGES/MAJID
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dalam sebuah penampilannya, November 2007.

TERKAIT:

TEHERAN, KOMPAS.com — Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad akan menuju Afganistan, Rabu besok. Itu merupakan perjalanan pertamanya ke tetangga sebelah timur Teheran itu sejak Hamid Karzai terpilih kembali sebagai presiden Afganistan, Agustus lalu.

"Presiden akan berangkat, Rabu, ke Afganistan," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast, kepada wartawan dalam jumpa pers mingguannya, Selasa (9/3/2010).

Hari Minggu, sebuah kantor berita Iran, Mehr, melaporkan bahwa Ahmadinejad akan melakukan perjalanan sehari ke Kabul pada hari Senin untuk melakukan pembicaraan dengan Karzai terkait dengan perang yang telah merobek-robek Afganistan. Namun, seorang pejabat di kantor Ahmadinejad kemudian membantah informasi mengenai waktu kunjungan tersebut.

Ahmadinejad dan sejumlah pejabat Iran telah berulang kali menyerukan penarikan pasukan pimpinan AS dari Afganistan. Pihak Iran mengatakan, kehadiran pasukan asing itu menyulut pemberontakan Taliban.

Meski berseteru, Washington dan Teheran sama-sama bersumpah untuk menumpas ekstremis Muslim Sunni yang berkuasa di Kabul dari tahun 1996 sebelum akhirnya digulingkan pasukan pimpinan AS tahun 2001. AS telah membuat sejumlah usaha untuk melibatkan semua negara tetangga Afganistan, termasuk Iran, dalam memulihkan stabilitas di negara itu. Namun, hubungan mereka menjadi rumit akibat renggangnya hubungan diplomatik kedua negara dan kukuhnya niat Iran terhadap program nuklir kontroversialnya.

Kaum Syiah Iran, yang memiliki kaitan etnik dan keagamaan dekat dengan Afganistan, telah lama menerima dampak dari produksi opium di Afganistan. Tetangga sebelah timur Iran itu menjadi sumber dari 90 persen heroin dunia.

Sumber :
AFP
Jumat, 25/05/2012 19:20 WIB

Gen Untuk Pil Kontrasepsi Pria

Jumat, 25/05/2012 14:18 WIB

AS Pangkas Dana Bantuan untuk Pakistan