NEW YORK, KOMPAS.com - Wakil Perdana Meteri Israel, Silvan Shalom, Selasa, mendesak Sekjen PBB Ban Ki-moon untuk melobi bagi dimulainya kembali pembicaran damai langsung antara Israel dan Palestina.
Shalom, kepada wartawan setelah pertemuan pribadi dengan sekjen PBB di markasbesar badan dunia itu, mengatakan, "Kami ingin melangkah ke pembicaraan langsung (dengan Palestina) dengan segera". Ia menambahkan, "Saya mengharapkan bahwa Sekjen akan menyakinkan mitra-mitranya dalam kuartet Timur Tengah di Moskow untuk minta Palestina memperpendek waktu yang dibutuhkan dalam upaya untuk melangkah ke pembicaraan langsung."
Senin, Ban memastikan bahwa ia telah merencanakan untuk menghadiri pertemuan kuartet diplomatik itu di Moskow pada 19 Maret untuk mendorong dimulainya kembali dengan cepat pembicaraan perdamaian langsung antara Israel dan Palestina. Kuartet itu mengumpulkan Uni Eropa, AS, Rusia dan PBB.
Shalom memuji sebagai perkembangan positif keputusan Palestina untuk menyetujui pembicaraan tidak langsung yang diperantarai PBB antara Israel dan Palestina. Para pejabat AS menyatakan, kedua belah pihak telah memulai pembicaraan tidak langsung sebagai dorongan sementara pada proses perdamaian Timur Tengah yang dibekukan sejak Israel menyerang Gaza pada awal tahun lalu.

