LONDON, KOMPAS.com - Pasar-pasar saham utama Eropa ditutup lebih rendah pada Kamis (4/3/2010), setelah data ekonomi AS tidak seimbang dan karena para investor mencoba mendapatkan tindakan terbaru pada krisis utang Yunani, kata para diler.
Mereka mengatakan berita penurunan tajam penjualan pending home (rumah bekas pakai) di AS pada Januari menekuk kepercayaan dan sebagian besar menutupi sedikit lebih besar dari yang diperkirakan penurunan klaim baru pengangguran, ukuran kunci pasar tenaga kerja.
Bursa berakhir setelah upaya Yunani mengatasi defisit publik
dan krisis utang tampaknya membatalkan beberapa niat baik yang dihasilkan pada Rabu ketika Athena mengumumkan paket tambahan langkah-langkah penghematan, kata mereka.
Yunani berkomentar bahwa pihaknya dapat mencari bantuan dari Dana Moneter Internasional (IMF) jika mitra zona euro gagal untuk mendukung Yunani atas penolakan oleh Ketua Bank Sentral Eropa (ECB) Jean-Claude Trichet sedangkan Jerman bersikeras Athena masih harus mengurutkan masalahnya sendiri terlebih dahulu sebelum minta bantuan.
Para diler mengatakan, bursa terakhir bercampuraduk jelang sebuah kunjungan utama Perdana Menteri Yunani ke Perancis dan Jerman pada akhir pekan ketika pasar telah memperkirakan dua kekuatan untuk datang dengan dukungan langkah-langkah konkret untuk Athena.
Di London, indeks utama FTSE 100 tergelincir 0,11 persen menjadi 5.527,16 poin. Di Paris, indeks CAC 40 jatuh 0,37 persen ke 3.828,41 poin dan di Frankfurt, indeks DAX turun 0,39 persen pada 5.795,32 poin.
Di Wall Street, blue-chip Dow Jones Industrial Average naik 0,12
persen pada sekitar 1700 GMT, dengan teknologi komposit Nasdaq datar.
Data AS menunjukkan 469.000 klaim awal pengangguran yang diajukan pada pekan yang berakhir 27 Februari, turun dari 495.000 minggu sebelumnya dan tepat di depan perkiraan 470.000.

