Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 21:46 WIB
Kudeta, Masuk Bui
Sekitar 50 Militer Turki Ditangkap
| jimbon | Kamis, 25 Februari 2010 | 10:08 WIB
|
Share:

AP PHOTO/IBRAHIM USTA
Pensiunan Laksamana Ozer Karabulut tiba di sebuah pengadilan di Istanbul, Turki, Selasa (23/2). Para jaksa penuntut menginterogasi 51 komandan militer Turki dengan tuduhan merencanakan kekacauan dengan tujuan kudeta.

TERKAIT:

 

ANKARA, KOMPAS.com - Pengadilan Turki, Rabu (24/2/2010), resmi menjebloskan tujuh perwira senior militer ke penjara atas tuduhan kudeta, tapi gagal dilaksanakan pada tahun 2003. Mereka termasuk di antara sekitar 50 tersangka kelompok ultranasionalis Ergenekon yang ditahan sejak Senin.

Di antara puluhan tersangka dari kelompok Ergenekon itu, ada 17 pensiunan perwira tinggi militer dan perwira militer aktif. Mereka hendak melakukan kudeta dengan sandi ”operasi palu godam” (operation sledgehammer) yang direncanakan pada tahun 2003, tapi gagal. Tujuh perwira militer tadi terbukti terlibat dalam rencana kudeta terhadap pemerintahan berhaluan Islam saat itu.

Militer Turki pun telah menggelar pertemuan tingkat tinggi untuk membahas apa yang mereka sebut sebagai situasi serius. ”Semua jenderal dan laksamana militer yang menjadi pucuk pimpinan Angkatan Bersenjata Turki telah bertemu di markas besar kepala staf Angkatan Darat untuk mengevaluasi situasi serius itu,” demikian sebuah pernyataan resmi tanpa perincian lebih lanjut.

Sementara itu, sejumlah pemimpin partai oposisi mengecam penahanan beberapa pensiunan dan komandan militer aktif terkait hasil penyelidikan atas dugaan kudeta terhadap pemerintahan partai berkuasa yang berhaluan Islam, yakni Partai Pembangunan dan Keadilan (AKP). Penahanan itu memperlihatkan bahwa Turki sedang bergerak di arah yang cukup berbahaya. Hal ini dikatakan pemimpin oposisi, Partai Republik Rakyat (CHP), Deenis Baykal dalam pertemuan dengan wakil-wakil CHP di parlemen.

Masuk bui

Sidang pengadilan di Istambul memvonis tujuh perwira, yakni empat laksamana, seorang jenderal, dan dua kolonel, agar dibui. Adapun enam orang lainnya tidak ditahan, tapi tak ada penjelasan resmi apakah mereka tetap dihadapkan pada sidang lanjutan atau tidak.

Jaksa masih mempertanyakan status lusinan pensiunan perwira tinggi, termasuk mantan Kepala Angkatan Laut Özden Ornek, Angkatan Udara Firtina Ibrahim, dan mantan Kepala Pasukan Khusus Cetin Dogan. Mereka diduga kuat sebagai ujung tombak dari rencana kudeta itu. Sidang terhadap mereka ditunda.

”Operasi palu godam” terungkap ketika surat kabar berhaluan liberal,Taraf, mengeksposnya, Januari 2010. Rencana kudeta dilakukan tahun 2003. Tersangka mengatakan tidak ada rencana kudeta, tapi merupakan skenario yang disusun untuk seminar tentara.

Senin lalu, polisi melakukan inspeksi mendadak terhadap militer. Polisi pun berhasil menangkap sekitar 50 militer, termasuk 17 pensiunan perwira. (AP/AFP/REUTERS/CAL)

Sumber :
Kompas Cetak