Minggu, 26 Oktober 2014

News / Internasional

Gara-gara Foto Telanjang, Bu Guru Minum Racun

Kamis, 25 Februari 2010 | 05:44 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Seorang guru muda asal Inggris yang bekerja di Timur Tengah ditemukan tewas setelah mantan pacarnya mengunggah foto telanjang dirinya di Facebook. Emma Jones (24), guru muda yang bekerja di sekolah internasional di Abu Dhabi tersebut, takut dirinya bakal dipenjara di negara Muslim lantaran foto itu.

Karena ketakutan, ia lantas minum cairan pembersih beracun sesaat sebelum berangkat kembali ke Inggris.

Dalam sidang kemarin, ibu Jones, Louise Rowland, mengatakan, putrinya tertekan setelah pacarnya, Jamie Brayley, mengunggah foto-foto dirinya di internet.

"Dia meletakkan memory stick di komputer kemudian menyalin beberapa gambar tidak senonoh Emma," kata Rowland.

"Dia kemudian menempatkan foto-foto itu di Facebook. Karena foto itulah dia dituduh prostitusi oleh seorang pria di sekolahnya."

Untuk sekadar diketahui, Jones adalah seorang lulusan Universitas Greenwich. Ia pernah bekerja di sekolah internasional di Abu Dhabi sejak 2008. Di sana ia mengajar anak-anak usia delapan tahun.

Dalam persidangan, seorang pria bernama George yang bekerja di departemen IT di sekolah Jones mengaku telah melihat foto-foto itu, tetapi ia takut ia akan melaporkannya kepada pihak berwajib.

Rowland mengatakan, Emma memberitahu dirinya bahwa ia takut ia akan dipenjara di negara Arab di mana hukum berlaku ketat.

"Dia menangis, hatinya hancur."

"Aku memintanya agar pulang."

Tapi Emma memberitahu ibunya bila dirinya tidak bisa meninggalkan negara itu karena dia akan dipenjara. Moshki (29), seorang guru asal Iran, kemudian menemukan Jones ambruk di apartemen mereka. Ia memanggil ambulans, tetapi petugas medis gagal menyelamatkannya.

Dalam saku celananya ditemukan paspor seolah menunjukkan ia siap berangkat. Demikian pula dengan pakaian yang sudah ditata rapi.

Lantas bagaimana dengan tanggung jawab pacarnya? Yang jelas, Brayley membantah telah menyebarkan foto-foto itu. Dia mengakui telah menggunakan komputer Jones, tapi menyangkal pernah mengunduh foto-foto pribadinya.

"Emma tidak pernah meminta saya membuat gambar tidak senonoh. Dia bukan tipe wanita seperti itu."

Ahli medis bagian jantung, Thomas Atherton, mengatakan tidak percaya bahwa Brayley yang harus disalahkan untuk kematian Jones. Ia tidak bisa memastikan bahwa Jones melakukan bunuh diri.

Dia mengatakan, mungkin saja Jones minum secara tidak sengaja cairan pembersih itu dari wadahnya karena tidak ada label dan mengira cairan itu air.

"Untuk alasan apa Emma menyatakan kekhawatiran dia akan segera ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara."

"Dia menyetujui tindakan terbaik adalah meninggalkan Abu Dhabi dan kembali ke Inggris. Pakaiannya keluar dan paspornya ada di saku. Itu jelas bukan seseorang yang sedang memikirkan bunuh diri."


Editor : tof
Sumber: