ANKARA, KOMPAS.com - Presiden Turki akan menjadi tuan rumah pembicaraan antara perdana menteri dan kepala militer negara itu setelah penangkapan puluhan tokoh militer atas dugaan kudeta yang akan dilakukan.
Abdullah Gul semula dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan dan Kepala Staf Militer Ilker Ba?bu? secara terpisah pada hari Kamis untuk pembicaraan rutin mingguan. Namun ia memutuskan memutuskan untuk menggabungkan rapat itu menjadi satu.
Seperti diberitakan sebelumnya, tentara Turki pada Selasa lalu memperingatkan adanya situasi yang "serius" sehari setelah lebih dari 40 tokoh-tokoh militer senior ditahan atas dugaan persekongkolan untuk menggulingkan penguasa.
Para tersangka diduga berencana mengebom masjid-masjid dan meningkatkan ketegangan dengan Yunani dalam upaya mereka untuk mendiskreditkan pemerintah dan membuat jatuh rezim berkuasa.
