Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 23:59 WIB
The Fed Kerek Bunga Diskonto, Sinyal Kenaikan Bunga Acuan
| Edj | Minggu, 21 Februari 2010 | 17:36 WIB
|
Share:

WASHINGTON, KOMPAS.com - Federal Reserve Amerika Serikat (Fed) mengirimkan sinyal, suplai pinjaman darurat terhadap likuiditas pasar masih dilakukan. Ben S. Bernanke dan koleganya di Dewan Gurbernur mengerek suku bunga diskonto atau bunga yang dikenakan untuk pinjaman langsung bank kepada Fed.

Bank sentral AS ini menaikkan suku bunga diskonto 25 basis poin atau menjadi 0,75 persen. Kebijakan yang mulai efektif pada Jumat (19/2/2010) merupakan kenaikan pertama tingkat diskonto sejak Juni 2006.

The Fed menggambarkan keputusan ini sebagai 'normalisasi' pinjaman yang atak akan memiliki pengaruh pada kebijakan moneter. Fed juga memastikan bahwa tingkat bunga federal akan tetap rendah untuk suatu periode tertentu.

"Suku bunga diskonto selalu digunakan sebagai alat psikologis untuk menandakan perjalanan masa depan kebijakan moneter," kata Sung Won Sohn, mantan Kepala Ekonomi Wells Fargo & Co yang sekarang menjadi Profesor Ekonomi di California State University-Channel Islands di Camarillo, California. Intinya, Fed memberi sinyal bahwa tingkat bunga bunga di masa depan cenderung naik, ketimbang tetap stabil atau turun.

Namun, langkah ini tak menjamin bahwa investor akan berhenti untuk menaikkan taruhan bahwa Fed akan mengetatkan kebijakan di kuartal empat. Dollar melonjak dan obligasi serta saham perbankan AS jatuh setelah pengumuman ini.

Bank sentral AS juga menutup fasilitas pinjaman darurat dalam empat bulan ini dan sedang mempersiapkan untuk mengembalikan atau menetralkan lebih dari 1 triliun dollar AS kelebihan cadangan mereka yang disalurkan ke sistem perbankan. Kenaikan bunga diskonto akan mendorong bank untuk meminjam uang di pasar swasta dan bukan dari Fed. (J. Ani Kristanti/Kontan)

Jumat, 25/05/2012 19:20 WIB

Gen Untuk Pil Kontrasepsi Pria

Jumat, 25/05/2012 14:18 WIB

AS Pangkas Dana Bantuan untuk Pakistan