AFP PHOTO/ MYANMAR
Tin Oo, Wakil pimpinan the National League for Democracy (NLD) mengunjungi kuil Shwe Dagon, di hari pertama pembebasannya, Minggu (14/2/2010). Ia dibebaskan setelah tujuh tahun berada di dalam tahanan junta militer Myanmar. Pimpinannya, Aung San Suu Kyi sampai dengan hari ini masih berada di dalam tahanan.
YANGON, KOMPAS.com — Setelah tujuh tahun menjalani pengasingan di bawah pemerintahan Myanmar, wakil pimpinan The National League for Democracy atau NLD Myanmar Tin Oo dibebaskan, Minggu (14/2/2010).
Pada hari pertama menghirup udara bebas, Tin Oo memilih kuil Shwedagon di Yangon sebagai tempat pertama yang dikunjunginya. Wakil dari Aung San Suu Kyi ini tetap menekankan dibangunnya dialog antara pemerintahan junta militer Myanmar dan pihak oposisi sebelum pelaksanaan pemilu tahun ini.
Lelaki yang kini berusia 82 tahun itu menyatakan tak berbahagia dengan pembebasannya sebab saat ini Suu Kyi masih berada di dalam tahanan. "Saya tak berbahagia dengan kebebasan ini. Saya malah sangat sedih karena kolega saya masih harus menghabiskan waktunya di dalam tahanan," kata Tin Oo kepada wartawan yang menemaninya dalam perjalanan di kuil Shwedagon.
