Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 06:22 WIB
Ketika Selingkuh Berujung Maut
Taufiq Zuhdi | tof | Rabu, 10 Februari 2010 | 06:20 WIB
|
Share:

Daily mail
Linda Casey

LONDON, KOMPAS.com - Perselingkuhan selalu membawa masalah. Tidak saja bagi diri, tapi juga orang lain. Di Inggris, seorang dosen hortikultura ditemukan dalam keadaan tewas sebuah di hutan setelah salah satu dari dua kekasih gelapnya mengetahui ada "kumbang" lain.

Tubuh Linda Casey ditemukan oleh anjing pelacak polisi dalam keadaan telanjang dan babak belur. Sebagian tubuhnya hanya ditutupi oleh dedaunan di kawasan taman Banstead Woods, Surrey.

Pengadilan mendengar seorang tukang kebun yang diketahui bernama Peter Ling menikah dan berhubungan seks dengan Casey musim panas lalu. Ia kemudian menjadi gila setelah ia sempat dibanding-bandingkan dengan selingkuhan lainnya.

Ling (50) telah dua tahun berselingkuh dengan dosen yang dijumpainya di sekolah malam tersebut. Namun belakangan ia baru tahu, jika Casey juga memiliki kekasih lain, yakni Ian Tolfrey.

Pada pertemuan terakhir mereka di Banstead Woods pada Sabtu 8 Agustus tahun lalu, ia menjadi jauh dari Casey setelah melakukan sempat dibanding-bandingkan dengan Tolfrey.

Pengadilan mendengar bahwa ada kemarahan dalam tubuh Ling. Dalam puncak kemarahannya, dia diduga meraih gumpalan kapur dan memukul Casey berulang-ulang ke kepala dan wajahnya dengan begitu kuat sehingga tulang rahang selingkuhannya itu pecah dan giginya tersebar di semak-semak.

Ia pun menyembunyikan tubuh Casey di balik pohon yang tumbang. Mengikatnya dengan rapi dan melipat pakaiannya di pohon. Ia kemudian pulang dan setelah mandi mengajak istrinya, Deborah makan keluar.

Tubuh telanjang Casey, yang berpisah dari suaminya yang kedua dan tiga anak perempuannya, kemudian ditemukan oleh anjing pelacak polisi. Ada cedera pada kepala dan wajah.

Jaksa John Coffey mengatakan di pengadilan: "Sudah jelas Bu Casey memiliki dua kekasih di mana satu sama lain tidak mengetahui. Dan jelas, dia lebih menyukai Pak Tolfrey daripada terdakwa. "

Putri Casey, Emma mengatakan kepada pengadilan, ibunya telah diperdaya oleh Tolfrey saat bertemu tahun 2002 lalu.

Selama pertemuan dengan Ling di kebun Royal Horticultural Society akhir Juli tahun lalu, Casey mengatakan ia tidak akan bertemu dengan Tolfrey lagi. Namun seorang teman Ling memberitahu belakangan Casey masih berhubungan dengan Tolfrey.

"Dia marah, ia akan menemui Ian Tolfrey," kata Coffey.

Pada hari-hari menjelang pembunuhan, istri Ling menemukan suaminya halaman Facebook suaminya, dan curiga dia telah berselingkuh. Keduanya terlibat pertengkaran.

Pada hari Senin berikutnya, Casey dilaporkan hilang oleh Emma putrinya ketika dia tidak ada di tempat kerja.

Petugas dari unit orang hilang di Croydon melacak nomor ponsel Ling dan saat panggilan berlangsung, ia mengatakan bahwa mereka telah sepakat untuk bertemu, tapi Ling mengklaim, Casey tidak pernah muncul.

Malam itu Ling mengaku kepada istrinya bahwa ia telah berselingkuh dan dia telah melakukan sesuatu yang buruk.

Dia menyatakan telah bertemu Casey di hutan, ia menjadi histeris dan memukulnya dengan sepotong kapur.

Tapi keesokan harinya, saat melarikan diri, dia menelepon polisi lagi dan mengakui bahwa mereka terlibat masalah dan memukulnya.

Dia mengatakan kepada petugas dia akan bunuh diri karena dia 'menghancurkan kehidupan semua orang' tetapi polisi berhasil melacak telepon Ling ke Somerset dan Ling pun berhasil dibekuk di Wallington, Surrey.

Sumber :