MOGADISHU, KOMPAS.com - Perompak Somalia membebaskan sebuah kapal berbenda Panama setelah mendapatkan tebusan 3,1 juta dollar Amerika. "Kapal itu dibebaskan siang ini setelah tuntutan kami sebesar 3,1 juta dollar Amerika dibayarkan," kata Ilkase Mohamed, seorang pemimpin bajak laut, kepada AFP melalui telepon.
Kapal MV Al Khaliq yang berkapasitas besar itu dibajak pada 22 Oktober lalu sekitar 180 mil laut dari Seychelles, di Samudera Hindia. Misi angkatan laut Uni Eropa di kawasan itu menegaskan, bahwa kapal itu telah membebaskan para sandera setelah uang tebusan yang diminta dibayar.
"Kapal masih di sini, tetapi para bajak laut itu sudah kosong dan kami datang kembali ke pantai dengan uang tebusan mereka," kata Ilkase, berbicara dari sarang bajak laut utama dari Harardhere, utara ibu kota Mogadishu.
Seorang nelayan mengatakan dia melihat beberapa bajak laut kembali ke darat dari kapal dengan kantong-kantong uang tunai. "Para perompak telah menahan kapal itu dekat Hundule dan aku melihat mereka datang ke darat, mereka membawa kantong uang di kapal cepat," kata Hussein Shugle.
Kru Al Khaliq terdiri dari 24 orang India dan dua warga negara Burma.


