Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 00:15 WIB
Komandan Militer Lecehkan Dua Wanita
Taufiq Zuhdi | tof | Selasa, 9 Februari 2010 | 03:10 WIB
|
Share:

OTTAWA, KOMPAS.com - Bila di Ingris ada seorang komandan polisi yang mempecundangi seorang pengusaha, di Kanada ada cerita yang berbeda. Di negara ini, seorang komandan pangkalan militer yang pernah mengemudikan jet perdana menteri didakwa membunuh dua wanita dan melakukan penyerangan seksual terhadap dua orang lainnya. Walah walah..

Kolonel Russell Williams (46), pada hari Minggu ditangkap setelah jasad seorang wanita berusia 27 tahun yang hilang pada 28 Januari lalu ditemukan berkat SMS yang diterima seorang temannya. Jasad wanita itu ditemukan pada hari Senin di pinggir jalan sebuah pedesaan dekat rumah Williams di Tweed, Ontario, sekitar 215 kilometer timur Toronto.

Menurut polisi, setelah kasus itu terpecahkan, kasus serupa lainnya di wilayah ini juga terkuak. "Karena kesamaan dalam insiden tersebut, tim investigasi polisi menghubungkan dengan kasus (pembunuhan bulan lalu) kejahatan lainnya," kata juru bicara polisi Ontario, Inspektur Chris Nicholas.

"Kami tentu melacak gerakan di mana orang ini selama beberapa tahun, dan kami terus melanjutkan investigasi kami," tambah Nicholas dalam konferensi pers kemarin.

Williams, yang sudah menikah itu, juga didakwa dalam penyerangan kepada dua rumah pada bulan September silam, di mana dua perempuan mengalami pelecehan seksual.

Menurut biografinya, Williams pernah mengemudikan jet Challenger 144 CC yang digunakan untuk mengangkut gubernur jenderal Kanada jenderal dan perdana menteri, serta keluarga kerajaan Inggris ketika mereka mengunjungi negara ini.

Dia pernah memimpin Skadron 437 di Trenton selama dua tahun, dan sebelumnya bertugas di Camp Mirage Kanada yang rahasia di Timur Tengah.

Sumber :
AFP