Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 23:26 WIB
Pembangkit Listrik Meledak, Dua Tewas
Taufiq Zuhdi | tof | Senin, 8 Februari 2010 | 01:54 WIB
|
Share:

NEW YORK, KOMPAS.com - Sebuah ledakan besar hari Minggu terjadi pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Kleen Energy di negara bagian Connecticut, Amerika Serikat. Insiden ini mengakibatkan beberapa orang terluka dan kuat diduga ada korban tewas.

"Ada sebuah ledakan besar, beberapa luka-luka dan kemungkinan ada yang mati," kata pejabat polisi Middletown, George Yepes.

CNN melaporkan bahwa dua orang tewas dalam insiden itu dan sekitar 100 dalam kondisi gawat di tempat kejadian.

Sejumlah media AS melaporkan, terjadi ledakan pada gas pembangkit di Middletown, tetapi seorang juru bicara di Rumah Sakit Middlesex mengatakan, belum melihat ada korban meninggal. Sejauh ini mereka telah menerima kurang lebih 20 korban luka-luka.

Dia mengatakan kepada AFP, pusat komando darurat sedang dibentuk untuk menangani insiden ini. Gambar dari situs menunjukkan iring-iringan mobil ambulans dan pemadam kebakaran menuju fasilitas tersebut. Tampak asap hitam membumbung ke langit.

Ledakan itu terjadi menjelang pukul 11.30 waktu setempat (pukul 23.30 WIB) selama pengujian di PLTG berdaya 620 megawatt itu, yang akan beroperasi pada musim panas.

Petugas penyelamat mengatakan bahwa sedikitnya 100 orang cedera, empat di antaranya kritis, dan dua orang tewas, menurut situs surat kabar Hartford Courant.

"Ada tubuh di mana-mana," kata seorang saksi. Satu saksi lain mengemukakan bahwa banyak korban terkubur di bawah puing-puing.

Kevin White, seorang polisi Middletown, mengatakan kepada Reuters, ia tidak tahu berapa orang yang berada di lokasi tersebut pada saat itu, namun ada "banyak korban".

Petugas pemadam kebakaran Cliff Seifert memastikan bahwa banyak korban dalam ledakan itu. Pejabat penanganan darurat negara bagian Betsy Hard mengatakan, pihak berwenang setempat telah meminta pemerintah negara bagian untuk membantu dan memanggil tim SAR kota.

Middletown, sebuah kota pelajar, terletak 37 kilometer sebelah selatan Hartford, ibukota negara bagian itu. Ledakan tersebut dirasakan hingga East Haven, yang berjarak 48 kilometer, dan asap hitam terlihat hingga jarak beberapa kilometer.

"Saya merasa tanah bergetar dan berpikir bahwa ada pohon yang roboh di daerah berdekatan," kata Ethan Goller, yang pada saat itu sedang berkerja di garasinya di Ivoryton, 12 kilometer dari Middletown.

Sumber :
AFP, REUTERS