PORT-AU-PRINCE, KOMPAS.com - Korban meninggal dunia akibat guncangan gempa bumi dahsyat di Haiti telah mencapai 212.000 jiwa. Sementara tercatat lebih dari 1 juta orang kehilangan tempat tinggal akibat bencana itu.
Dalam keterangannya kepada jaringan televisi AS, CNN, dari ibukota Port-au-Prince, Perdana Menteri Haiti Jean-Max Bellerive menerangkan," jumlah korban meninggal dunia terbaru yang kami terima adalah 212.000 jiwa yang ditemukan di jalan-jalan serta beberapa lokasi berbeda."
Menurut Bellerive, jumlah korban jiwa, yang merupakan terbesar dalam bencana alam yang pernah terjadi di kawasan benua Amerika itu, diperkirakan akan sedikit bertambah.
Perkiraan itu disampaikan mengingat beberapa petugas keselamatan masih menemukan jenazah dari sejumlah reruntuhan gedung yang ambruk. Bellerive menambahkan lebih dari 300.000 orang menderita cedera dan sebagian besar telah mendapatkan perawatan medis.
Terdapat sekitar 1 juta penduduk yang kehilangan tempat tinggal saat gempa bumi berkekuatan 7 skala Richter mengguncang Haiti pada 12 Januari lalu. Jumlah penduduk di Haiti adalah sekitar 9 juta jiwa.


