Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 22:56 WIB
Relawan Indonesia Akan Tinggal di Haiti Selama Dua Minggu
Nisa | mbonk | Senin, 1 Februari 2010 | 13:52 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim medis dari Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) rencananya akan berada di Haiti untuk melakukan bantuan medis selama minimal dua minggu.

"Selama dua minggu minimal kita di sana," kata Presidium MER-C Joserizal Jurnalis kepada wartawan, Senin (2/1/2010), di Jakarta.

Segala peralatan medis akan mereka bawa sendiri. Peralatan yang dibawa antara lain fiksasi eksternal untuk mengobati tulang patah dan luka terbuka dan fiksasi internal untuk luka yang tidak terbuka.

Sementara, untuk obat-obatan mereka akan membelinya di Kuba. "Kalau yang meninggal saja 100 ribu orang, yang luka-luka bisa lebih banyak lagi," lanjutnya.

MER-C adalah sebuah organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kegawatdaruratan medis yang bertujuan memberikan pelayanan medis untuk korban perang, kekerasan akibat konflik, kerusuhan, kejadian luar biasa, dan bencana alam di dalam maupun di luar negeri. "Perjalanan yang menantang buat kita. Perjalanan ini penuh ketidakpastian," tandasnya.

MER-C akan memberangkatkan tujuh orang relawan ke Haiti. Kalau dana yang ada lebih banyak, lanjut dia, mereka akan menambah relawan lagi. Sampai saat ini MER-C baru berhasil mengumpulkan Rp 100 juta. Total dana yang mereka butuhkan sebanyak Rp 250 juta.

"Kita mempersilakan siapa saja yang akan menyumbang, bisa transfer atau barang. Dan kami juga mengharapkan bantuan moril," pungkasnya.

Seperti diwartakan, gempa bumi berkekuatan 7 SR mengguncang Haiti pada 12 Januari 2010. Ribuan orang tewas akibat bencana ini.