KABUL, KOMPAS.com - Kelompok Taliban rupanya susah juga ditaklukkan. Meski ditawari segebok duit, mereka tetap menolak meletakkan senjata. Mereka justru menganggap ini adalah bagian dari tipu daya Afganistan untuk menguasai mereka.
Dalam sebuah pernyataan yang dipasang menjelang konferensi di situs mereka, www.alemara.co.cc, Taliban mengatakan, tawaran itu merupakan sebuah tipuan. Oleh karena itu, gerilyawan muslim garis keras menolaknya. Mereka tidak bisa ditekan untuk meletakkan senjata.
"Mereka merasa mujahidin (Afganistan) akan tergiur oleh uang atau jabatan. Pikiran semacam itu tidak berdasar dan tidak benar," kata pernyataan itu, yang juga dikirim melalui e-mail ke media pada Rabu.
Pernyataan itu juga mengulangi sikap teguh Taliban bahwa satu-satunya cara untuk mengatasi konflik yang kini memasuki tahun kesembilan itu adalah penarikan pasukan asing dari Afganistan.
Seperti diberitakan, pada hari Rabu, Presiden Hamid Karzai mengumumkan rencana menyatukan ribuan gerilyawan Taliban kelas bawah menengah, yang menurut sejumlah diplomat, mencakup pelatihan kerja dan pemberian uang kontan, dalam sebuah konferensi mengenai Afghanistan di London pada Kamis.
Karzai akan berusaha mencari dana bagi rencana itu dari negara-negara donor Barat pada konferensi tersebut. AS telah menyatakan mendukung rencana itu, yang dirancang pada pertemuan di Abu Dhabi sebelumnya antara pemerintah Afghanistan dan negara donor.

