Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 22:13 WIB
"Simpatisan" Taliban Tewaskan 8 Agen CIA
| tof | Kamis, 31 Desember 2009 | 23:55 WIB
|
Share:

AP PHOTO/ANJUM NAVEED
Tentara Pakistan berjalan melalui sebuah pasar yang hancur di Sararogha, sebuah kota kecil di wilayah Waziristan Selatan, berbatasan dengan Afganistan, Selasa (17/11). Tentara Pakistan ini mengawal sejumlah wartawan lokal dan asing untuk meninjau lokasi yang direbut pasukan Pakistan dari tangan pejuang Taliban di wilayah peperangan di Waziristan .

TERKAIT:

KABUL, KOMPAS.com - Seorang pembom bunuh diri memasuki pangkalan tentara asing di Afganistan dan membunuh delapan agen Dinas Rahasia Amerika (CIA) pada Rabu, sementara secara terpisah, empat serdadu Kanada dan seorang wartawati tewas dalam sebuah serangan.

Taliban menyatakan penyerang itu seorang yang bersimpati kepada perjuangannya dan berasal dari tentara Afganistan.  Ia meledakkan bahan peledak di dadanya pada satu pertemuan dengan para agen CIA.

Juru bicara pasukan pimpinan NATO di Afganistan mengatakan, pasukan keamanan Afganistan bekerja di pangkalan itu.  "Serangan mematikan ini dilakukan oleh anggota tentara Afganistan," ujar juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid kepada Reuters.

Kementerian Pertahanan Afganistan menyatakan, tak ada serdadu Afganistan yang terlibat dalam serangan itu dan tak seorangpun ditempatkan di lokasi serangan tersebut yang terjadi di provinsi Khost, di bagian tenggara Afganistan.

Jika pembom bunuh diri itu terbukti berasal dari tentara, ini merupakan serangan mematikan kedua dalam tiga hari terakhir atas pasukan asing dan pejabat oleh serdadu yang mereka sedang latih.

Para pejabat AS mengatakan orang-orang Amerika yang tewas dalam serangan itu adalah karyawan CIA, tapi mereka menolak memberi komentar tentang kewarganegaraan dan status penyerangnya.

CIA yang telah memerluas kehadirannya di negara itu, telah meningkatkan serangan-serangan terhadap Taliban dan militan Al Qaeda di sepanjang perbatasan Afganistan dan Pakistan walaupun perannya dikecam oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia dan warga Afganistan.

Tempat serangan bunuh diri itu dekat dengan perbatasan Pakistan, di salah satu kawasan tempat pemberontakan Taliban paling kuat. Keamanan di kawasan itu ditingkatkan pada kamis. Sementara itu lima warga Kanada -- empat serdadu dan seorang wartawati -- tewas ketika kendaraan lapis baja mereka diserang bom di provinsi Kandahar, Afganistan Selatan.

Ledakan itu, sekitar 4 km di luar Kandahar, menyerang patroli ketika sedang mengunjungi proyek-proyek rekonstruksi komunitas.Wartawati yang tewas itu bernama Michelle Lang, 34, dari the Canwest News Service.

Lang sedang dalam penugasan pertamanya di Afganistan dan telah berada di negara itu sejak 11 Desember.  Ia adalah wartawan ketiga yang tewas di Afganistan tahun ini.

Sumber :
ANT