JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia dalam waktu dekat ini masih belum bisa bergabung kembali ke dalam Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC). Pasalnya, saat ini produksi minyak dalam negeri masih terbilang rendah.
"OPEC belum bisa masuk. Belum tahu targetnya kapan. Setidaknya tahun 2014 belum bisa karena baru 1,010 juta barrel," ujar Dirjen Migas Departemen ESDM Evita Legowo, Senin (28/12/2009) di Jakarta.
Padahal, untuk bisa masuk keanggotaan OPEC, produksi minyak dalam negeri harus lebih tinggi dari kebutuhan.
Bahkan, untuk memenuhi target lifting (produksi minyak mentah siap jual) tahun 2009 sebesar 960.000 barrel per hari saja dipastikan bakal tidak tercapai.

