TEHERAN, KOMPAS.com — Pasukan keamanan Iran bentrok dengan pendukung oposisi di pusat kota Isfahan, Rabu (23/12/2009). Banyak demonstran terluka dan beberapa ditahan.
"Pasukan keamanan bentrok dengan pendukung pro-reformasi yang berkumpul untuk melayat Ayatollah Hossein Ali Montazeri. Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Banyak orang terluka, beberapa di tahan," tulis situs web Jaras yang proreformasi.
Ayatollah Hossein Ali Montazeri kelahiran Isfahan. Ia merupakan ulama pembangkang dan meninggal pada Sabtu lalu. Pengkritik keras terhadap rezim keulamaan yang ikut dibangunnya itu meninggal pada usia 87 tahun. Ulama itu memiliki banyak pengikut di Provinsi Isfahan.
Jenazahnya dikuburkan hari ini. "Pagi ini sebelum upacara (penguburan) dimulai, ratusan polisi, pasukan keamanan, dan kelompok tak berseragam berkumpul di sekitar masjid yang memicu bentrokan dengan masyarakat," tulis sebuah situs lain yang dikutip AFP.
Sementara Jaras menambahkan, "Bentrokan sporadis mulai terjadi Selasa malam di Najafabad dan terus berlanjut. Situasi tegang di kota itu. Orang-orang meneriakkan slogan antipemerintah."

