Cerita soal resesi merupakan kisah sepanjang tahun ini. Tanpa Ben Bernanke, hal ini akan menjadi lebih buruk lagi. Kita jarang melihat ada perbaikan karena orang-orang tidak mau belajar dari sejarah dan cenderung mengulangnya. Bernanke tidak hanya belajar dari sejarah, tetapi dia menulisnya sendiri dan akan mengutuk dirinya jika dia mengulangi sejarah itu,” ujar Redaktur Pelaksana majalah
Setiap tahun, sejak 1927,
Time menulis, profesor dari Universitas Priceton ini adalah ahli mengenai Depresi Besar. Dia paham bahwa Fed (bank sentral AS) pada tahun 1930-an pasif dan malah menjadi salah satu pembuat krisis menjadi lebih buruk. Ketika itu Fed menolak menambah pasokan uang ke pasar serta tidak mau berfantasi dan bereksperimen.
Bernanke tampaknya memang ditakdirkan menjadi pimpinan Fed ketika AS mengalami krisis dan hampir mengarah pada Depresi Besar versi 2. Dia lalu mengucurkan triliunan dollar AS ke pasar, menolong perusahaan swasta secara masif, memangkas tingkat suku bunga menjadi mendekati nol persen. Selain itu, dia juga meminjamkan dana kepada reksa dana, perbankan asing, bank investasi, perusahaan manufaktur, asuransi yang sebelumnya tidak pernah bermimpi mendapatkan sepeser pun dana dari Fed.
Dia paham bahwa perekonomian sedang memburuk. Tingkat pengangguran sebesar 10 persen sudah terlalu tinggi. Dia mengerti bahwa para bankir di Wall Street, julukan bagi bursa di New York, terlalu rakus dan orang-orang di Main Street (warga umum) masih merasakan kesulitan.
Bank-bank memberikan bonus besar kepada pegawainya, tetapi masih enggan mengucurkan kredit. Secara teknis resesi telah berakhir, tetapi masih banyak yang harus dilakukan dan banyak tergantung pada program-program pemerintah. ”Saya sadar bahwa orang- orang frustrasi. Saya juga,” kata Bernanke.
Walaupun dianggap berhasil menghindari perekonomian AS dari depresi, Fed dan pemerintahan di bawah Presiden Barack Obama masih menuai kritikan karena hingga kini perbankan masih enggan mengucurkan pinjaman.
Dalam wawancara dengan
Trauma kebangkrutan membuat perbankan masih takut mengambil risiko sehingga enggan mengucurkan kredit.
Lepas dari aspek positifnya, penobatan Bernanke sebagai tokoh tahun ini juga menuai kontroversi. Mereka mempertanyakan kebijakan-kebijakan yang diambil Bernanke.
Banyak yang mempertanyakan upaya Bernanke menghadapi krisis dengan memberikan dana talangan kepada sektor swasta dan keputusannya membanjiri pasar dengan cetakan dollar AS baru pada tahun ini.
”Menurut saya, hal itu sangat ironis. Lelaki yang tahun lalu turut andil memberi kesulitan kepada orang lain dinobatkan sebagai tokoh tahun ini. Namun, jika majalah
Bernanke mengakui telah berbuat kesalahan, termasuk kurang waspada tentang kemungkinan kejatuhan perekonomian yang bermula dari kegagalan di pasar surat utang untuk membiayai kredit perumahan di AS. Namun, dia menambahkan, berdasarkan pengetahuan dan penyelidikannya tentang Depresi Besar, dia yakin dana talangan ke sistem finansial merupakan hal penting untuk mencegah resesi menjadi
Bernanke mulai menjabat pada Februari 2006 dan krisis meletus pada September 2008. Masih ada tempo dua tahun bagi Bernanke meredam perbuatan gila di Wall Street, di mana pelakunya menjual ”kertas-kertas sampah” dan menipu investor sejagat. Bernanke tidak melakukan itu dan selalu membela bahwa keadaan baik-baik saja.
Penobatan Bernanke juga bertepatan dengan pemungutan suara di Senat AS untuk menentukan apakah Bernanke akan menjadi Gubernur Fed masa jabatan kedua. Senat memutuskan Bernanke dapat menjalani masa jabatan keduanya. Keputusan itu diambil setelah pemungutan suara, di mana 16 suara mendukung dan 7 suara menolak.
”Saya yakin Bernanke harus mendapat penghargaan,” ujar Senator Christopher Dodd, Ketua Komisi Perbankan Senat.
Senator Bob Corker (Republik) mengatakan, Bernanke telah berbuat kesalahan, seperti yang diperbuat regulator lain. Namun, dia tetap memilih Bernanke karena tidak ada seorang pun yang mampu menyelesaikan pekerjaan berat itu dengan lebih baik.
Jim Bunning menyerukan agar pengajuan kembali Bernanke menjadi gubernur ditunda hingga Senat menerima rincian mengenai apa yang sudah diperbuat Fed pada 2008 dan 2009.
Akan tetapi, ada satu hal yang penting. Bank sentral AS akan menjadi institusi yang sama sekali berbeda dibandingkan dengan masa jabatan pertama Bernanke selama empat tahun terakhir. Senat telah banyak mengubah aturan-aturan dan hukum yang menyangkut peran Fed. Fed akan memiliki kewenangan lebih luas dalam mengawasi perusahaan finansial dan perbankan, sekaligus semakin melindungi konsumen. Namun, ada juga beberapa anggota Senat yang meragukan kemampuan Fed menangani masalah


